Minggu, 19 Juli 2026

Anies Baswedan Luncurkan Program "Pasar Amin", Ini Tujuannya!

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 6 Desember 2023 | 11:27 WIB


NAWACITApost.com - Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, memperkenalkan program "Pasar Amin" di Pasar Minggu, Bengkulu. Program ini diklaim sebagai jawaban atas meningkatnya harga bahan pangan.





"Bapak ibu sekalian, keluhan harga semua mahal 'kan? Mau diterusin enggak mahalnya? Jadi saya ke sini mengenalkan program Pasar Amin," ujar Anies Baswedan dalam kunjungannya ke Bengkulu, Rabu (6/12/2023).





Pasar Amin, singkatan dari "Alhamdulillah laris dagangannya, modalnya gampang, irit biayanya, dan nyaman tokonya," diumumkan sebagai solusi untuk menangani kenaikan harga bahan pokok yang meresahkan masyarakat. Meski belum merinci terkait program ini akan dijalankan, Anies menekankan bahwa saat ini tingginya harga bahan pangan tidak memberikan keuntungan lebih bagi para petani.





Karena itu, jika terpilih sebagai presiden pada Pemilu 2024, ia berkomitmen untuk memperbaiki kondisi ini. "Ini yang akan kita koreksi doakan kita bisa melakukan perubahan," kata dia.







Selain itu, Anies juga menyoroti kesulitan yang dialami oleh pedagang dalam mendapatkan modal dari perbankan, terutama bagi pelaku usaha informal dan kecil. Aturan kredit yang dianggapnya lebih mudah bagi usaha besar dan formal, menurutnya, perlu diubah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.





"Selanjutnya pedagang sulit mencari modal di perbankan karena aturan kredit kita itu mudah bagi yang formal, namun sulit bagi yang informal. Mudah bagi usaha besar, namun susah bagi usaha kecil. Semua harus kita ubah," papar Anies.





Namun, Anies juga menyadari bahwa perubahan yang diinginkannya tidak akan terwujud tanpa dukungan yang kuat. Ia menegaskan bahwa dukungan ke pasangan Anies-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi perubahan tersebut.


Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini