NAWACITAPOST.COM - Kemenkumham melalui Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia (HAM), Dhahana Putra menyampaikan pemilihan umum ( Pemilu) harus berkaitan erat dengan HAM.
Melalui Pemilu 2024 ini, Ditjen HAM akan mengkampanyekan Pemilu ramah HAM. Yang menjadi fokus utamanya merupakan kelompok kaum Disabilitas.
"Komitmen terhadap kaum disabilitas dalam pemilu tak hanya terkait untuk dipilih, tetapi juga termasuk dengan hak pilih,"ucapnya dalam Menkar Implementasi Proyeksi HAM Pemilu 2024 di Kawasan Cikini.
Baginya pemilu bukan hanya sebuah proses politik, tetapi juga sebuah mekanisme dasar. Melalui Pemilu, sejatinya Hak Asasi manusia dapat dilaksanakan serta dilindungi.
Dengan begitu, KemenkumHAM melalui Direktorat Jenderal HAM membangun komunikasi dengan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) akan mengedepankan nilai-nilai HAM dalam pelaksanaan kontestasi pemilu tersebut.
"Dari pertemuan kami dengan Pak Idham Kholik (Komisioner KPU), kami apresiasi KPU RI dalam upaya mengedepankan nilai-nilai HAM dalam pelaksanaan pemilu,"pungkasnya.
KemenkumHAM melalui Direktorat Jenderal HAM, menegaskan bahwa penting adanya penyampaian informasi kepada publik terkait janji kampanye atau komitmen para pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden dalam Pemilu 2024, terkhusus yang berkenaan dengan HAM. (Rob)