Jakarta, NAWACITAPOST.com – Ternyata darah babi itu bukan hanya bisa diminum, tetapi juga menyehatkan, dan biayanya sangat murah.
Baca Juga : Berdayakan Ekonomi, Kemensos Bantu Ternak Babi Hingga Penerangan Jalan untuk Warga Jayapura
Seperti yang dilakukan, perusahaan Belgia bernama Veos, yang telah mengembangkan (mengubah dan memurnikan) darah hewan (babi) jadi air minum, mengutip detikHealth, Rabu 7 Juni 2023 dengan judul Krisis Air? Perusahaan Ini Bikin Teknologi Penyaring Darah Babi Jadi Air Minum.
Perusahaan penghasil protein hewani yang bergerak di industri makanan, selama ini, selalu menggunakan air tanah untuk membersihkan tangkinya. Jumlah air yang digunakan untuk membersihkan tangki sangat banyak.
Sampai suatu saat muncul ide dari perusahaan ini, untuk memulai pengembangan darah hewan babi tersebut. Hasilnya Veos dapat memompa air hingga 40 persen lebih sedikit daripada sebelumnya. Air hasil pemurnian darah hewan tersebut diklaim bisa diminum.
Jadi tunggu apa lagi, ketika kita kriss air atau tibanya musim kemarau, maka darah babi bisa digunakan untuk diminum (tentu diubah dengan teknologi seperti yang dilakukan perusahaan asal Belgia tersebut).
Yang jelas dan pasti, krisis air berkepanjangan disaat musim kemarau, bisa teratasi.