Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Hari ini, Selasa (9/8/2022), kota Nagasaki, Jepang, menyelenggarakan peringatan 77 tahun peristiwa "Bom Nagasaki", di Patung Taman Perdamaian, diikuti ratusan ribu warga Jepang dan sejumlah Duta Besar negara sahabat negeri Matahari i terbit. Demikian siaran pers PGLII pusat yang diterima redaksi nawacitapost.com, Selasa 9 Agustus 2022 siang.
Baca Juga : 7 orang Meninggal di Papua Diserang oleh Kelompok Tertentu, Ketum PGLII Pdt Ronny Mandang Hanya Minta Kekerasan di Tanah Papua Dihentikan
"Keadaan saat ini di saat ancaman senjata nuklir meningkat karena invasi Rusia ke Ukraina, inilah saatnya untuk mewujudkan dunia yang bebas dari senjata nuklir dan mengirimkan keinginan bahwa "Nagasaki akan menjadi kota terakhir yang dibom" baik domestik maupun internasional ," ungkap ketum PGLII. Ronny Mandang
PGLII ikut mendukung seruan dan pernyataan dari Pemerintah Jepang atas seruan "Perdamaian bagi seluruh manusia yang bebas dari ancaman bom nullir" karena, hal kehancuran atas hidup dan kehidupan manusia dan alam telah melawan karya cipta Allah atas alam semesta ini, " Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik . ..." Kejadian 1:31, maka kerusakan atas hidup manusia dan alam adalah bertentangan dengan Rencana Allah.
Kristus memberi pesan-pesan damai dan ucapan bahagia dari Khotbah di Bukit, antara lain: " Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah ." Matius 5:9
PGLII ikut menyerukan dihentikannya segala upaya manusia, negara dan pemerintah yang baik langsung atau tidak langsung telah menyebabkan kehancuran atas hidup dan kehidupan manusia dan alam, melalui senjata dan bom nuklir, khususnya yang pada belakangan ini menambah ketegangan global akibat perang Rusia dengan Ukraina.
Hiduplah dengan saling menghormati dan menerima serta bangunlah bumi dan kemaslahatannya melalui komitmen penuh damai dan sejahtera bagi sesama dan bagi semua. Bom Nagasaki harus menjadi peringatan penting bagi seluruh umat manusia dan menjadi peristiwa yang terakhir! Tutupnya dalam rilis resmi PGLII tersebut.