WHO mengungkapkan, Covid-19 dan jumlah kematian di benua itu bisa mencapai 2,2 juta pada musim dingin ini jika tren saat ini berlanjut, Selasa (23/11/2021). Hal itu berdasar ketika kasus-kasus merayap di seluruh Eropa, mendorong beberapa negara untuk menerapkan kembali pembatasan ketat.
WHO memperkirakan "stres tinggi atau ekstrem di unit perawatan intensif (ICU) di 49 dari 53 negara antara sekarang dan 1 Maret 2022".
Baca Juga : Hebat ! Kanwil Kumham Sulsel Raih Penghargaan Kehumasan di Kumham PR Award 2021
"Kematian kumulatif yang dilaporkan diproyeksikan mencapai lebih dari 2,2 juta pada musim semi tahun depan," ujarnya, naik dari 1,5 juta saat ini.
Covid-19 disebut sebagai faktor utama kematian di seluruh Eropa dan Asia Tengah, WHO melaporkan, mengutip angka dari Institute for Health Metrics and Evaluation.
Kenaikan di Eropa didorong oleh kombinasi varian Delta yang sangat menular, cakupan vaksinasi yang tidak mencukupi dan pelonggaran tindakan seperti pemakaian masker dan jarak fisik, katanya.
Simak informasi menarik lainnya di yputube NAWACITA TV
https://youtu.be/IMvjdJHX4hU