Jakarta, NAWACITAPOST - Mantan Presiden Filipina masa jabatan 2010-2016, Benigno Aquino meninggal dunia hari ini, Kamis 24 Juni 2021 dalam usia 61 tahun akibat komplikasi paru-paru.
Kabar meninggalnya mantan presiden Filipina ini telah dikonfirmasi Menteri Luar Negeri Filipina, Teodoro Locsin. Sosok Aquino dikenalnya dalah sosok yang berani.
"Berani meski digempur serangan bersenjata, terluka dalam baku tembak, acuh tak acuh terhadap kekuasaan dan perangkapnya, dan memerintah negara kita dengan sikap dingin yang membingungkan tetapi hanya karena dia menyembunyikan perasaannya dengan sangat baik sehingga dianggap tidak memilikinya," ujar Locsin melalui laman cnnindonesia.com,.
Sejumlah pengamat turut memberi tanda keberhasilan dalam kepemimpinannya. Salah satunya, prioritas utama Aquino adalah untuk mengatasi korupsi yang ada diseluruh sektor masyarakat. Masa itu Aquino sendiri terlihat menghindari godaan untuk korupsi, walaupun di negaranya sendiri korupsi masih menjadi masalah besar.
Selain itu, konflik antar Filipina dengan China yang sudah terjadi sejak lama, di tahun 2014 Aquino sebagai perwakilan Filipina dan Amerika Serikat menandatangani perjanjian pertahanan. Hal ini memungkinkan AS untuk menempatkan pasukan, pesawat dan peralatan di negaranya untuk membuat geram China.