"Atas nama warga Provinsi Kerman, kami akan membayar US$3 juta secara tunai kepada siapa saja yang bisa membunuh Trump," kata Hamzeh, Rabu (22/1).
Hamzeh berasal dari daerah pemilihan Kahnouj, dekat Provinsi Kerman. Kerman adalah kampung halaman dan tempat jasad Soleimani dimakamkan.
Baca Juga : Fadjroel : Pemerintah Sambut Positif Pembentukan Panja Jiwasraya
Akan tetapi, Hamzeh tidak merinci siapa yang akan membayar hadiah tersebut. Perwakilan AS untuk Konferensi Pelucutan Senjata, Robert Wood, menyatakan sayembara itu konyol.
"Hal itu membuat kita melihat rezim pemerintahan itu (Iran) dikuasai teroris, dan rezim itu harus berubah," kata Wood.
Soleimani adalah salah satu tokoh militer di Iran yang sangat berpengaruh. Dia bahkan ikut bertempur di Irak dan Suriah.
Trump mengklaim sengaja menghabisi Soleimani karena dianggap sebagai ancaman bagi AS.
"Kami mengambil keputusan untuk menghentikan perang. Kami tidak bertindak untuk memulai perang," ujar Trump.