internasional

74 Perusahaan Kerajinan Kayu Dan Home Décor Indonesia Sabet Perhatian Dunia Di Ambiente 2024

Selasa, 6 Februari 2024 | 09:03 WIB
Wakil Dubes RI Berlin dan Konjen RI Frankfurt membuka Paviliun Indonesia. (Dok. KBRI Berlin)

NAWACITAPOST.COM - Pameran tahunan yang menjadi panggung utama bagi kelompok produk kerajinan kayu dan perkakas rumah tangga, kembali sukses besar dalam penyelenggaraannya yang berlangsung pada 26-30 Januari 2024 di Frankfurt.

Dengan total 140.000 pengunjung bisnis dan hampir 5.000 eksibitor perusahaan multinasional dari seluruh dunia, Ambiente menjadi ajang yang sangat dinanti oleh pelaku industri.

Pada Ambiente 2024, Indonesia memainkan peran penting dengan keikutsertaan 75 perusahaan, mencatatkan kehadiran terbanyak sejak tahun 2017.

Baca Juga: KBRI Seoul Mengukir Prestasi: Pengajaran Bahasa Indonesia Bagi Jumlah Penutur Asing Terbesar Di Dunia

Dominasi ini juga menjadikan partisipasi Indonesia sebagai dominator di antara negara-negara ASEAN, mengungguli Vietnam (47 perusahaan), Thailand (42 perusahaan), Filipina (40 perusahaan), Malaysia (5 perusahaan), dan Singapura (3 perusahaan).

Pavilion Indonesia menempati Hall 10.4 dan Hall 10.1, menjadi pusat sorotan dengan partisipasi 10 perusahaan dan 9 perusahaan peserta program Local Business Export Coaching.

Sementara, 56 perusahaan Indonesia lainnya tersebar di Hall 8, Hall 10, dan Hall 11. Paviliun Indonesia dihadiri oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman, Fajar Wirawan Harijo, serta diikuti oleh Direktur IKM Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan, Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Konsul Jenderal RI di Frankfurt, Atase Perdagangan Berlin, dan ITPC Hamburg.

Baca Juga: Dubes KBRI Seoul Terima Anugerah MURI dalam Melayani Pemelajar BIPA

Ambiente 2024 bukan hanya panggung untuk memamerkan produk, namun juga menjadi wadah untuk menjalin koneksi bisnis.

Paviliun Indonesia dan booth perusahaan Indonesia lainnya berhasil menarik minat buyer dan distributor dari Belanda, Belgia, Jerman, Denmark, Italia, Amerika Serikat, Korea, Mesir, dan India, diperkirakan mencapai potensi transaksi sebesar USD 9.658.000.

Tidak hanya itu, kegembiraan bertambah dengan fakta bahwa seluruh perusahaan yang memamerkan produk kerajinan dan home decor dari kayu olahan telah memiliki dan mempromosikan penggunaan sertifikat SVLK-Indonesia, menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan dan kualitas.

Mayoritas perusahaan peserta juga memanfaatkan Ambiente untuk memperkuat jejaring dengan mitra lama, menjadikannya sebagai ajang networking awal yang penting menjelang Indonesia International Furniture Expo (IFEX) yang akan berlangsung 29 Februari – 3 Maret 2024 di Jakarta.

Baca Juga: Mantan Atase Hukum KBRI di Malaysia Kini Jabat Kadivyankumham Kemenkumham Babel

Ambiente 2024 bukan hanya sekadar pameran, melainkan momentum berharga bagi Indonesia untuk mengukir prestasi gemilang di dunia industri kerajinan kayu dan home décor.

Halaman:

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB