NAWACITAPOST.COM — Raja Charisson Sinurat siswa Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Gereja-Gereja Injili (SD YPPGI) Agats, Asmat, Papua Selatan telah mengharumkan nama Bangsa Indonesia.
Pasalnya siswa yang bernama Raja Charisson Sinurat ini telah menjuarai lomba Olimpiade matematika internasional "Hong kong International Mathematic Olympiad" di Hongkong yang digelar pada Minggu (24/8/2025).
Sebagai World Star dengan perolehan nilai "Perfect Score" dan "Champhion" Raja Charisson Sinurat membawa pulang 8 jenis Piala dan 1 Medali Emas.
Baca Juga: Warga Kesel DLH Karawang Dinilai Gagal Jaga Kebersihan Sampah Berserakan Dimana mana
Pada olimpiade ini terdiri dari 964 peserta dari berbagai negara di dunia diantaranya, Australia, Bulgaria, Cambodia, Canada, Dubai, Georgia, Hongkong, Macau, Indonesia, India, Jordan, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam, Philippines, Newzealand, Singapore, dan Sri Lanka.
Adapun 8 piala yang dibawa pulang yaitu 1 piala WORLD STAR, 1 Piala perfect score, 1 Piala Champion level Grade 3, 5 Piala nilai perfect dari 5 sub tes yang diujikan, dan 1 medali Emas.
Raja saat ini sedang mengurus kepindahan sekolah ke SD Negeri 21 Kota sorong Papua Barat Daya mengikuti kepindahan ayahanda tercinta Dr. Halasson Frnasisco Sinurat, S.STP., M.Si yang menjalani mutasi tugas ke Provinsi dimaksud.
Baca Juga: Hasil Verifikasi Dua Calon Ketum Melaju ke Kongres PWI 2025
Pada kesempatan pengalungan medali dan penyerahan Piala, Raja menyampaikan pesan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Wapres RI Gibran Raka buming Raka bahwa, ini adalah hadiah untuk Perayaan HUT ke 80 kemerdekaan RI.
Dengan dukungan penuh dari ibunda Raja, Leli Suryani Hia dan teristimewa dari Ibu Gubernur Papua Barat Daya Orpa Susana Kambuaya, yang sebelumnya juga adalah mantan Bupati Asmat yang terus mendukung Raja untuk mengejar prestasi ditingkat dunia.
Suatu kebanggan bagi masyarakat timur Indonesia bahwa semua keterbasan sarana dan prasarana, sistem pendidikan yang belum terlalu sempurna seperti di wilayah barat tidak menjadi penghalang bagi siswa-siswi untuk terus berprestasi. Selama ada kemauan disitu pasti ada jalan.
Baca Juga: Dukung Ekonomi Kerakyatan, Legislator Golkar Gelar Pembagian PIP di Warkop