NAWACITApost.com - Presiden Afrika Selatan (Afsel) Cyril Ramaphosa mengatakan bahwa negaranya siap untuk membantu menengahi konflik antara Israel dan Palestina. Ia juga mendesak masyarakat internasional untuk mempercepat dukungannya bagi proses inklusif menuju perdamaian yang langgeng dan tahan lama yang menghasilkan Negara Palestina yang layak.
"Afrika Selatan siap untuk bekerja sama dengan komunitas internasional dan berbagi pengalaman kami dalam mediasi dan resolusi konflik seperti yang telah kami lakukan di benua ini dan di seluruh dunia," kata Ramaphosa, dilansir dari Anadolu Agency, Jumat (13/10/2023).
Ramaphosa juga menyampaikan belasungkawa kepada semua korban konflik Israel-Palestina dan menyerukan pembukaan koridor kemanusiaan dengan segera dan tanpa syarat. "Kami sangat prihatin dengan eskalasi yang menghancurkan dalam konflik Israel-Palestina dan kekejaman yang dilakukan terhadap penduduk sipil," katanya.
Ramaphosa menyerukan penghentian kekerasan dengan segera. Ia juga mendorong pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar pendukung kehidupan.
Sementara itu, serangan udara Israel menggempur Jalur Gaza untuk hari keenam berturut-turut seiring dengan meningkatnya kekhawatiran akan terjadinya bencana kemanusiaan di daerah kantong Palestina yang terkepung tersebut. Israel mengatakan telah menjatuhkan 6.000 bom seberat 4.000 ton di Gaza dalam enam hari terakhir, dan menewaskan lebih dari 1.400 orang.