Kamis, 4 Juni 2026

Militer Israel Perlahan Mundur, Tentara Mulai Terancam Sirna

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Kamis, 27 Juli 2023 | 21:21 WIB
Tentara Israel
Tentara Israel

NAWACITAPOST.COM - Tentara cadangan mogok, militer Israel terancam ambruk. Secara tak langsung, kekuatan militer Israel terancam menghilang.

Dengan semakin banyak tentara cadangan yang enggan bertugas, karena parlemen meloloskan rancangan undang-undang (RUU) pertama yang akan membatasi sistem peradilan di negara itu.

Kepala Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan mogok kerja para tentara cadangan bakal sangat memengaruhi kompetensi salah satu militer terbaik dunia itu.

"Pada saat ini, IDF kompeten. (Namun) jika pasukan cadangan tidak bertugas untuk waktu yang lama, akan ada kerusakan pada kompetensi tentara. Ini adalah proses bertahap yang akan terpengaruh sesuai dengan kehadiran pasukan cadangan," kata Hagari dikutip CNN internasional

Ancaman mogok massal di tubuh militer seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya di Israel. Militer bahkan sampai memohon-mohon agar pasukan cadangan tetap berada di pos mereka.

Hal itu disampaikan Kepala Staf Umum IDF Herzi Halevi pada Selasa saat bicara kepada pasukan cadangan yang menolak bertugas.

"IDF membutuhkan Anda. Hanya dengan bersama-sama kita akan melindungi rumah kita bersama," kata Halevi.

Nyaris 10 ribu tentara cadangan menyatakan bakal mogok kerja sebelum RUU "kewajaran" diloloskan parlemen pada Senin (24/7). Menurut Hagari, jumlah pasukan yang memutuskan mogok ini pun terus bertambah.

Peneliti senior di The Institute for National Security Studies (INSS) di Tel Aviv, Chuck Freilich, mengatakan Israel saat ini berada di "titik belok" sepanjang sejarah, di mana "langkah-langkah ekstrem mungkin harus diambil" guna mengatasi krisis yang ada.

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB