Jakarta, NAWACITAPOST.COM – CEO SpaceX Elon Musk membuat penawaran yang terbaik dan yang terakhir untuk membeli 100 persen saham Twitter dalam 13D yang diperbaharui yang diajukan Kamis ke SEC.
Pro Kontra pun menyelimuti keinginan pria kelahiran Afrika Selatan yang memimpin Tesla dan SpaceX ini.
Pendiri Tesla ini menawarkan 54.20 dolar AS atau Rp 779.336,66 per saham secara tunai. Kekayaan Elon berkisar sekitas 260 miliar dolar AS, menurut Bloomberg. Valuasi pasar Twitter adalah sekitar 37 miliar dolar AS.
Penawaran Musk menilai Twitter sekitar 43 miliar dolar AS. Musk menawarkn untuk memperoleh semua saham biasa yang beredar dari Emiten yang tidak dimiliki oleh Pelapor untuk semua pertimbangan membayar secara tunai Saham Biasa dengan harga 54,20 dolar AS per saham.
“Saya berinvestasi di Twitter karena saya percaya pada potensinya untuk menjadi platform kebebasab bericara di seluruh dunia, dan saya percaya kebebasan berbicara adalah keharusan sosial untuk demokrasi yang berfungsi,” kata Musk dalam surat yang dikirim ke ketua Twitter Bret Taylor.
“Twitter memiliki potensi yang luar biasa. Aku akan membukanya. Saya perlu mempertimbangkan kembali posisi saya sebagai pemegang saham,” kata Musk jika tawarannya diterima.
Lalu, Twitter mengeluarkan siaran pers yang meninformasikan mengenai tawaran tersebut.
“Dewan Direksi Twitter akan dengan hati-hati meninjau proposal untuk menentukan tindakan yang diyakininya adalah kepentingan terbaik Perusahaan dan semua pemegang saham Twitter,” tulis Twitter.
Setelah rapat dewan, tersiar kabar bahwa mereka tidak tertarik dengan tawaran Musk. Perusahaan dilaporkan berencana untuk menanggapi tawaran musk