HOCKENHEIM, NAWACITA – Wali Kota Dieter Gummer dari Kota Hockenheim, Jerman dibawa ke rumah sakit dalam kondisi berdarah setelah diserang oleh seorang pria tidak dikenal. Serangan terhadap politisi dilaporkan semakin sering terjadi dan telah menewaskan seorang politikus.
Menurut keterangan polisi di Ludwigshafen, Gummer, seorang anggota partai sayap kiri, Partai Sosial Demokrat sayap kiri, menjawab suara bel di rumahnya pada Senin malam dan melihat seorang pria yang tidak dikenalnya di luar rumahnya. Tamu tak diundang itu tiba-tiba melayangkan tinjunya ke wajah politikus berusia 67 tahun itu.
Gummer jatuh ke lantai, menyebabkan kepalanya terbentur sehingga dia membutuhkan kunjungan ke rumah sakit sementara pelakunya melarikan diri dari tempat kejadian. Demikian diwartakan RT, Rabu (17/7/2019).
Pelaku serangan itu sama sekali tidak dikenal oleh sang wali kota, dan digambarkan oleh polisi sebagai seorang pria langsing berusia sekitar 40 tahun, dengan kulit gelap. Yang lebih membingungkan adalah kenyataan bahwa Gummer akan pensiun pada Agustus, dan siapa pun yang tidak setuju dengan kebijakannya akan mendapatkan kesempatan untuk memilih penggantinya.
Polisi di kota yang terletak di selatan Jerman itu mengatakan bahwa mereka bingung dengan motifnya, dan "sedang menyelidiki ke segala arah."
Namun, di seluruh Jerman, kemarahan dan kekerasan terhadap pejabat publik terus meningkat. Tahun lalu lebih dari 1.200 ancaman, penghinaan kriminal, dan tindakan kekerasan fisik dilakukan terhadap para pejabat pemerintah. Hal itu diungkap Wali Kota Leipzig, Burkhard Jung - yang juga ketua Asosiasi Kota Jerman – dalam pertemuan wali kota pekan lalu. Hampir semua negara bagian Jerman melaporkan peningkatan kekerasan tahunan sejak setidaknya 2017.
"Orang-orang di pemerintahan saya takut untuk membuka pintu mereka," kata seorang wali kota Bavaria yang dikutip oleh Der Tagesspiegel. "Ini tak mungkin."
Pada Juni, Walter Luebcke, seorang anggota Partai Kristen Demokrat (CDU), ditembak di kepala dan tewas di rumahnya di Kota Kassel, sebagaiman dilansir dari okenews.
Polisi menangkap Stephan Ernst, pria berusia 45 tahun atas pembunuhan itu sepekan kemudian, dan mengungkapkan bahwa tersangka memiliki hukuman sebelumnya, termasuk percobaan serangan bom pipa di tempat penampungan pengungsi di Hesse pada 1993.
Editor: Admin 1
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB
Kamis, 9 April 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 21:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 10:08 WIB
Senin, 6 April 2026 | 14:46 WIB
Senin, 6 April 2026 | 11:16 WIB
Minggu, 5 April 2026 | 18:37 WIB
Sabtu, 4 April 2026 | 16:06 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 13:51 WIB
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:17 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:44 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:09 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB
Senin, 16 Februari 2026 | 15:25 WIB
Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:41 WIB