Kamis, 4 Juni 2026

Kenalan Lewat Aplikasi Chat Tinder, Berujung pada Mutilasi

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Selasa, 16 Juli 2019 | 07:38 WIB
OMAHA, NAWACITA – Sydney Loofe (24), ditemukan tewas dan dimasukkan ke dalam kantong sampah di sebuah ladang di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat.

Aubrey Trail (52) dan pacarnya, Bailey Boswell (25) didakwa melakukan pembunuhan.

Tubuh Loofe ditemukan terpotong 14 bagian usai berhubungan seks dengan pria yang dikenalnya lewat aplikasi pencari jodoh “Tinder”. Mayat Loofe ditemukan setelah satu bulan lebih sejak kejadian sadis itu.

Orang tua Sydney Loofe khawatir ketika anaknya menghilang setelah berkencan dengan Aubrey Trail.

Dr Michelle Elieff, ahli forensik, mengatakan bahwa dia menemukan daun telinga Loofe robek dan memar di pergelangan tangan, bagian belakang kepalanya dan di pahanya. Hal itu memungkinkan korban melakukan perlawan sebelum tewas.

Namun pengacara pelaku berpendapat bahwa luka-luka tersebut disebabkan oleh hubungan seks yang kasar.

Pengacara mengatakan Loofe setuju terlibat berhubungan seks fantasi dengan Trail. Laporan pengadilan menyebut Loofe membutuhkan uang pada saat itu dan dia setuju untuk melakukan seks.

Pengadilan menyebut Loofe bertemu Boswell di Tinder dan berkencan pada 14 November 2017.

Korban, yang bekerja sebagai kasir di Nebraska, memposting di Snapchat dengan tulisan "Ready for my date (bersiap untuk kencan-red)" tapi keesokan harinya dia tidak terlihat lagi. Jaksa penuntut mengatakan ini bukti Trail dan Boswell merencanakan pembunuhan Loofe.

Tiga wanita telah bersaksi di persidangan. Mereka mengatakan bahwa mereka semua direkrut melalui akun Tinder Boswell antara Juli dan November 2017.

Mereka menceritakan bahwa Trail ingin dipanggil "ayah" dan berhubungan seks berkelompok dengan Boswell dan wanita lainnya.

Seorang wanita mengatakan Trail dan Boswell memiliki tas pembunuh yang mereka sebut "tas pembunuh Bailey" yang berisi palu dan tang.

Dia juga menuduh pria itu sering berbicara tentang penyihir dan vampir.

Pengadilan mendengar Trail menderita stroke dan dua serangan jantung sejak ditangkap, tapi dia bisa menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah.

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB