Liverpool,NAWACITA-Sebuah restoran di Inggris mengklaim mengalami kerugian hingga lebih dari 1.000 poundsterling (sekitar Rp 17,7 juta) akibat bunyi alarm kebakaran yang menyebabkan puluhan pelanggannya kabur. Insiden terjadi di Restoran dan Bar Panam, yang berlokasi di Albert Dock, Liverpool, pada Selasa (2/7/2019) malam, saat kesalahan sistem memicu alarm kebakaran berbunyi.
Akibatnya, para pengunjung restoran yang sedang menyantap makanan mereka maupun yang masih menunggu pesanan mereka datang, harus dievakuasi. Tetapi, setelah dipastikan bahwa telah terjadi kesalahan pada sistem alarm pemadam kebakaran, tidak semua pengunjung yang sebelumnya memenuhi restoran, kembali. Banyak di antara pengunjung yang dievakuasi langsung memilih pergi tanpa membayar tagihan makanan mereka.
Pihak restoran mengklaim ada sekitar 50 pengunjung yang tidak kembali untuk membayar tagihan makanan dan minuman mereka. Manajer umum restoran, Daniel Hesketh, mengatakan akibat insiden itu, restoran telah kehilangan pemasukan lebih dari 1.000 poundsterling atau sekitar Rp 17,7 juta. Pihak restoran juga memutuskan merilis rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan perbedaan besar dalam jumlah pengunjung restoran sebelum dan sesuai alarm berbunyi.
"Industri restoran saat ini semakin sulit dan hal terakhir yang kami butuhkan adalah orang-orang yang pergi tanpa membayar makanan mereka untuk sesuatu yang bukan karena kesalahan kami dan benar-benar di luar kendali kami," ujar Hesketh, dilansir Mirror.
"Kami mengevakuasi para pengunjung demi keselamatan mereka, bukan untuk menyusahkan siapa pun. Kami juga tetap memberi kompensasi karena ketidaknyamanan yang dirasakan pengunjung," tambahnya.
"Setiap pengunjung yang kembali untuk membayar tagihan mereka mendapatkan diskon dan kami memasak kembali menu pesanan mereka tanpa biaya tambahan," ujar Hesketh.
"Saya berpikir pengunjung yang tidak kembali adalah oportunistik dan mungkin berpikir apa yang mereka lakukan tidak akan menjadi masalah, meski kenyataannya sangat sulit," kata pihak restoran.
Hesketh mengatakan, total kerugian yang dialami restorannya pada malam itu berasal dari tagihan yang belum dibayar sebesar 740 poundsterling (sekitar Rp 13 juta) dan untuk memasak ulang pesanan sebesar 300 poundsterling (sekitar Rp 5,3 juta). Meski pihak restoran awalnya meminta agar para pengunjung yang pergi untuk kembali dan membayar tagihan mereka, namun Hesketh mengatakan tidak akan melaporkan insiden itu karena merasa hal itu hanya akan membuang-buang waktu petugas.
"Kami bukan satu-satunya restoran yang mengalami kesalahan sistem alarm malam itu, tetapi saat kami berbicara dengan restoran lain, mereka mengatakan hanya sebagian kecil pelanggan mereka yang pergi sebelum membayar," ujarnya.(Sumber:Kompas.Com)
Editor: Martin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB
Kamis, 9 April 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 21:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 10:08 WIB
Senin, 6 April 2026 | 14:46 WIB
Senin, 6 April 2026 | 11:16 WIB
Minggu, 5 April 2026 | 18:37 WIB
Sabtu, 4 April 2026 | 16:06 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 13:51 WIB
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:17 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:44 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:09 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB
Senin, 16 Februari 2026 | 15:25 WIB
Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:41 WIB