NAWACITAPOST.COM - Warga negara Indonesia (WNI) Brunei Darussalam akan memilih presiden dan wakil presiden lebih dulu dari jadwal di Indonesia.
Berdasarkan jadwal pemilihan presiden (Pilpres) masyarakat Indonesia akan menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024. Namun, WNI di Brunei Darussalam akan memilih presiden dan wakil presiden pada 11 Januari 2024.
Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Bandar Seri Begawan, Ahmad Dhofir menjelaskan, penetapan tanggal Pemilu pada 11 Februari ini dilakukan dengan pertimbangan menyelaraskan jadwal bagi WNI di Brunei.
Baca Juga: Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Resign, Begini Syaratnya
Menurutnya, keputusan tersebut sudah mendapatkan restu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Kita sesuaikan dengan keadaan teman-teman WNI di sini, karena teman-teman WNI kalau hari Rabu itu masih kerja, dikhawatirkan nanti tidak akan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS)," kata Dhofir, dikutip Rabu (10/1/2024).
Dalam hal jumlah pemilih, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Bandar Seri Begawan per 21 Juni 2023 tercatat sebanyak 19.179 orang dengan empat wilayah kerja, yakni Brunei Muara, Tutong, Temburong, dan Kuala Belait.
Dhofir menjelaskan bahwa terdapat dua metode pemilihan suara yang akan diterapkan, yaitu melalui kehadiran langsung di TPS dan melalui pengiriman suara melalui pos. Surat suara untuk pemilih yang memilih melalui pos akan mulai dikirimkan pada 10 Januari 2024.
Baca Juga: Kisah Engky, Pemuda Berbobot 200 Kg Asal Tangerang
Dari data yang disampaikan, terdapat 910 orang pemilih yang akan menggunakan metode melalui pos, sementara 18.269 orang akan memilih secara langsung di TPS.
Dhofir juga menegaskan bahwa tidak akan ada penerapan metode Kotak Suara Keliling (KSK) dalam Pemilu tersebut. Alasannya adalah untuk menghormati kekhususan dan budaya Brunei yang cenderung tertutup terkait dengan acara Pemilu, mengingat Brunei merupakan negara monarki.
"Brunei terkesan tertutup sekali dengan acara pemilu seperti ini, karena negaranya negara monarki, kerajaan. Jadi kita menghormati di negara setempat," paparnya.
Artikel Terkait
Nikah Januari 2024, Ini Profil Calon Istri Pangeran Brunei Abdul Mateen
Lapas Kelas IIB Siborong-borong Kanwil Kemenkumham Sumut Dengan KPU Kabupaten Tapanuli Utara dan KPPS Kecamatan Lakukan Koordinasi Jelang Pemilu 2024
Menkominfo Apresiasi PWI Bentuk Tim Satgas Anti Hoax: Langkah Bersama Menjaga Keberlangsungan Pemilu 2024
Film Siksa Neraka Dilarang Tayang di Malaysia dan Brunei Darussalam, Ini Alasannya
Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Siap Dukung Pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 yang Bersih dan Berkualitas