Alhasil, Pupuk Kujang selaku anak perusahaan Pupuk Indonesia (Persero) akan menjalankan penugasan membuat satu pabrik NPK nitrat di Cikampek. Pabrik tersebut rencananya akan memiliki kapasitas produksi sekira 100 ribu ton per tahun. Adapun proses pembangunannya direncanakan dimulai di akhir tahun 2025.
Selain meninjau kebun riset Kujang Kampioen, Aminuddin Ma’ruf juga meninjau stok pupuk di fasilitas pengantongan Pupuk Kujang. Berdasarkan pendataan hingga Kamis petang, 6 Februari 2025, stok pupuk subsidi mencapai 133.671 ton. Terdiri dari Urea sebanyak 99.191,4 ton, NPK sebanyak 29.056,9 ton, dan organik sebanyak 5.422,6 ton.
" Adapun pupuk non subsidi mencapai 10.218,9 ton. Terdiri dari NPK sebanyak 2.661,6 ton dan Urea sebanyak 7.557,3 ton", pungkasnya. (Nurjaya Bachtiar)