Kamis, 25 Juni 2026

Bambang Brodjonegoro Resmikan Science Techno Park Unand

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Sabtu, 10 Oktober 2020 | 12:17 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST-  Menteri Riset dan Teknologi ( Menristek) Bambang Brodjonegoro meresmikan Science Techno Park (STP), Pusat Technology Transfer Office, Pusat Teaching Industry Gambir dan Pusat Produksi Inovasi Universitas Andalas ( Unand). Dia mengatakan pada, Jumat (9/10/2020). Kehadiran STP di setiap daerah harus relevan dengan kebutuhan ekonomi daerahnya. Bila daerah tertentu kaya akan suatu komuditas, maka STP harus bisa membuat komoditas tersebut bernilai tambah semaksimal mungkin atau menjadi produk yang bisa berdaya saing. Tergantung apa yang menjadi keunggulan kalau gambir sebagai produk unggulan yang terpenting ada nilai tambahnya bisa dibuat produk baru berbasis gambir yang dibutuhkan dan berguna oleh masyarakat dalam bentuk obat dan bentuk lainnya.
Baca Juga : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Ancam Pelajar yang Ikut Demo Ambil Paket C dan Sekolah Dipinggiran

Keberadaan STP menjadi upaya untuk hilirisasi riset dan bisa menjadi episentrum dari inovasi, karena perguruan tinggi adalah salah satu aktor yang berperan penting dari inovasi. Perlu ada industri, inkubator dan juga harus didukung asosiasi bisnis, baik asosiasi yang tekait pembiayaan maupun asosiasi yang terkait produksi yang relevan dengan komuditas dan juga ada unsur pendanaan.

Dengan telah diresmikan ini, Bambang meyakini, Universitas Andalas bisa terus menonjolkan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik Pemerintah Daerah (Pemda), Pusat dan sesama institusi riset. Paling terpenting, harus terus berinovasi dengan teknologi yang terus berkembang.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Yuliandri menyampaikan, kegiatan ini pada prinsipnya sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi bagi pengelola perguruan tinggi, terutama dosen yang memprioritaskan riset nasional, serta kolaborasi riset lain untuk peningkatan ekonomi daerah dan nasional. Dalam kondisi ini, tentu senantiasa dapat memanfaatkan berbagai peluang-peluang meskipun dalam pandemi Covid-19. Khusus kami, potensi dan kekuatan, serta tantangan eksternal terhadap hasil riset dan inovasi itu menjadi bagian yang dijadikan sebagai program riset utama. Universitas Andalas siap untuk diberi amanah dalam membantu pencapaian kinerja riset dan inovasi daro Kemenristek.

Dirjen Dikti Kemendikbud, Nizam menyebutkan bahwa, ekonomi di masa mendatang harus berbasiskan inovasi dari peran perguruan tinggi. Peran perguruan tinggi seperti Universitas Andalas ini sangat penting dalam menjadi tulang punggung bagi pengembangan sarana inovasi secara nasional.

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Dirjen Vokasi bersama BNET Academy MoU dengan 40 SMK

Senin, 9 September 2024 | 22:04 WIB

5 Rekomendasi HP Terbaik 2023, Nomor 1 Banyak Dicari

Selasa, 14 November 2023 | 16:06 WIB