NAWACITApost.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua (Kanwil Kemenkumham Papua), Anthonius M. Ayorbaba, S.H.,M.Si memimpin prosesi serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Merauke pada Kamis, (19/10/2023). Kegiatan itu bertempat di Ruang Aula Lapas Kelas II B Merauke.
Tonggak estafet kepemimpinan dari Lukas Laksana Frans kini beralih ke Gustaf Nikolas Adolf Rumaikewi Prosesi sertijab diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kemenkumham. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan Memori sertijab.
Pada kesempatan tersebut Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius Ayorbaba berterima kasih serta mengapresiasi kerja keras, dedikasi dan sumbangsih yang telah dilakukan oleh jajaran Lapas Kelas II B Merauke dibawah komando Lukas Laksana Frans selama lebih kurang 1 tahun 8 bulan yang telah berhasil menjaga Kondusifitas Lapas Kelas II B Merauke. Kepada Lukas Laksana Frans Kakanwil Kemenkumham Papua mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru sebagai Kalapas LPKA Kelas I Kupang.
Kepada Kalapas baru yang ditunjuk, Kakanwil Papua, Ayorbaba juga mengucapkan selamat datang di bumi Animha dan selamat bertugas Kepada Gustaf Nikolas Adolf Rumaikewi sebagai Kalapas Kelas II B Merauke. Kakanwil Kemenkumham Papua, Ayorbaba menyampaikan Kepada Kalapas Kelas II B Merauke yang baru bahwa amanah tugas ini harus dijalankan dengan sebaik-baiknya serta pegang teguh kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan, laksanakan amanah dengan sebaik-baiknya.
Kakanwil Anthonius Ayorbaba juga minta kepada Gustaf Nikolas Adolf Rumaikewi selaku Kalapas Kelas II B Merauke untuk segera menjalin sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), lakukan deteksi dini guna mencegah gangguan keamanan, serta berantas peredaran gelap narkotika.
“Untuk mewujudkan kinerja yang optimal, seluruh elemen yang ada baik internal maupun eksternal saling bersinergi, saling menguatkan serta saling mengingatkan. Semoga dengan hadirnya pimpinan baru di Lapas Kelas II B Merauke, dapat meningkatkan kerjasama dengan stakeholder terkait dan meningkatkan program-program yang sudah ada serta milikilah etos kerja dan semangat kerja yang tinggi agar dapat menjadi contoh bagi seluruh jajaran," ungkap Ayorababa.
Kakanwil ajak jajaran Lapas Merauke, untuk mendukung Kalapas yang baru, "berikanlah hak kepada WBP dengan tidak meminta sesuatu dari mereka melainkan, mintalah doa-doa mereka (WBP). Kita sudah memiliki UU Pas yang baru, tentang Pemasyarakatan tolong semua ASN di Lapas Merauke wajib membaca dan memahami supaya jangan salah menerapkan UU Pemasyarakatan yang baru. Buatlah Tabulasi dan buat pembanding aturan yang lama dan baru, agar menjadi terang menjelaskan kepada WBP dan membantu Pemimpin berjalan. Jikalau ASN tidak membaca UU tersebut akan kesulitan memberikan penjelasan pun Perubahan KUHP harap dibaca ada perbedaan Prinsip yang harus dipahami jajaran. Dengan membaca kita mempunyai pengetahuan yang luas dan sebagai alat Negara mengenakan seragam harus mampu paham dan Fokus tentang Bidang Tugas yang digeluti," ujarnya.
"Saya yakin semua kita sudah bekerja dan mari terus kita berkomitmen untuk terus bersemangat berkinerja dengan mengedepankan Tata Nilai kita PASTI dan PASTI TIFA Ucapan terima kasih dan Apresiasi kepada Kalapas Lama dan Kepada Kalapas baru, lanjutkan apa yang telah dikerjakan oleh Kalapas sebelumnya, harus punya komitmen meraih WBK di Tahun 2024," ujarnya.
Acara sertijab dan pisah sambut ini juga ikut disaksikan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Papua, Endang Lintang Hardiman Bambang Haryanto, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kemenkumham Papua, Zuliamsyah, Kabid Pelayanan Hukum, Habel Way.