Karawang, NAWACITAPOST.COM - Dalam memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) ke-63 tahun 2023. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang Momentum Hantaru ini diharapkan dapat mewujudkan reforma agraria dan memberantas mafia tanah.
Kepala Kantor ATR/BPN Karawang, Nurus Sholichin menyampaikan, Hantaru 2023 dikemas dengan tema kinerja dan kolaborasi untuk Indonesia maju.
Tema tersebut dimaksud untuk semakin meningkatkan kinerja BPN dalam legalisasi aset atau kepemilikan tanah masyarakat.
"Jadi kita meningkatkan kinerja-kinerja, salah satunya adalah reforma, karena reforma adalah perintah supaya bisa memberikan tanah kepada bangsa dan negara," ungkap Nurus, di Kantor Pertanahan Karawang, Senin(25 10/2023).
Menurut Nurus, guna untuk mewujudkan reforma agraria tentunya memiliki tantangan, salahsatunya adalah memberantas mafia tanah.
Untuk mencegah praktik mafia tanah, agar pemohon langsung datang ke kantor pertanahan tanpa melalui kuasa. Sebab potensi penyalahgunaan kepemilikan tanah tak jarang berawal saat melalui kuasa.
"Pemohon-pemohon diharapkan untuk langsung ke kantor pertanahan dan kita memberikan layanan khusus supaya untuk menghindari mafia tanah. Karena mafia tanah biasanya dimulai melalui kuasa-kuasa, sehingga banyak sekali mereka yang memanfaatkan," ujarnya.
Lebih lanjut Nurus menegaskan, pihaknya memprioritaskan beberapa program strategis nasional (PSN) di Karawang, di antaranya melalui percepatan redistribusi tanah dan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).
" Adapun dalam program PTSL tanah negara yang sudah dilaksanakan serta diredistribusi ada 400 bidang, artinya bekas-bekas tanah negara yang kemarin belum diselesaikan kita akan selesaikan. Kita masih ada sisa sekitar, gak banyak 200 bidang," paparnya.
Selain itu, dalam realisasi PTSL, tercatat 840 ribu bidang yang tuntas disertifikat dari total target 965 ribu bidang tanah. "Alhamdulillah di Kabupaten Karawang sudah bersertifikat 840 ribu bidang dari total 965 ribu bidang. Dengan kata lain, progres kita sudah 87 persen," kata dia.
Nuru juga menargetkan program PTSL bisa tuntas semuanya di tahun 2025. "Khusus tahun sekarang kita targetkan 20 ribu, dan baru terealisasi 50 persen. Mudah-mudahan PTSL tuntas sampai 2025," serunya.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Karawang, Aep Syaepuloh, pihaknya menyampaikan selamat atas peringatan Hantaru ke-63 tahun 2023.
Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen mendukung penuh kegiatan-kegiatan PSN, salah satunya program PTSL. "Tadi yang disampaikan, betul kita sudah di atas 80 persen, tentunya tinggal kurang lebih di 13 persen ini ditargetkan sampai 2025," jelasnya.
"Tentunya mudah-mudahan, BPN dengan kolaboratif memiliki kesinergian dengan Pemerintah Kabupaten Karawang bisa terselesaikan di 2025," tandasnya (Nurjaya Bachtiar)