NAWACITApost.com - Sebagai wujud keberhasilan dari program pembinaan, khususnya pembinaan kemandirian bidang perkebunan, hari ini Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan berhasil memanen Kelapa Sawit yang di kelola pada lahan seluas kurang lebih 4 hektar oleh Warga Binaan Pemasyarakatan dengan bimbingan Petugas Kegiatan Kerja Lapas Nunukan, pada senin (17/07/2023).
Kasi Binadik dan Giatja Lapas Nunukan, Aliful Humam mengatakan “pembinaan kemandirian ini merupakan upaya Lapas Nunukan dalam mengembangkan potensi dan minat warga binaan sehingga menghasilkan kegiatan yang positif dan produktif yang dimana kemampuan tersebut merupakan modal atau bekal warga binaan pemasyarakatan saat mereka sudah bebas kelak”, ungkapnya.
Selain sebagai bentuk program pembinaan kemandirian terhadap warga binaan, perkebunan sawit ini merupakan gagasan guna memanfaatkan lahan kosong di wilayah Lapas Nunukan untuk dijadikan lahan yang produktif.
Aliful Humam menambahkan "Biasanya warga binaan pemasyarakatan yang panen itu tiga hingga empat orang dengan pengawalan satu atau dua orang. Ini merupakan wujud dan komitmen Lapas Nunukan sebagai Lapas industri, untuk terus meningkatkan kemampuan kemandirian warga binaan pemasyarakatannya," ungkapnya.
Untuk menaikan kualitas dan jumlah buah sawit, upaya yang dilakukan yakni pembersihan lahan, pengendalian hama dengan penyemprotan racun serangga serta melakukan pemupukan. "Panen buah kelapa sawit ini juga merupakan rutin income ke negara (PNBP) setiap bulannya. Pendapatan dari hasil panen juga naik turun tergantung kualitas buah, alhamdulillah hari ini kita panen sawit sekitar 1 Ton 330 Kg,” pungkas Humam.