hukum

BRIN Koordinasikan Arah Kebijakan untuk Pengungsi di Indonesia

Rabu, 12 Juli 2023 | 20:50 WIB
BRIN Koordinasikan Arah Kebijakan untuk Pengungsi di Indonesia

NAWACITApost.comSebagai poros arah kebijakan di Indonesia melalui riset, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Politik, bekerja sama dengan Direktorat Jendral Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Hukum dan HAM, United Nations High Commisioner For Refugees (UNHCR), Jesuit Refugee Service (JRS), International Organisation for Migration (IOM), dan Resilience Development Initiative Urban Refugee Research Group (RDI UREF) menggelar workshop berseri, dengan tema besar “Strategi Pemberdayaan Pengungsi Luar Negeri di Indonesia sebagai Peningkatan Solusi ke Negara Ketiga”.

Profesor Riset Pusat Riset Politik BRIN yang juga Ketua Tim Kolaborasi 5 Lembaga Tri Nuke Pudjiastuti mengatakan, beberapa praktik baik yang dilakukan lembaga internasional, Non-Governmental Organizations (NGOs) maupun pemerintah daerah di dalam negeri Indonesia maupun luar negeri telah disampaikan pada rangkaian workshop #1 hingga #5 yang telah berlangsung.

“Pada saat itu, telah banyak praktik baik itu pembelajaran, tantangan, serta hambatan dalam upaya pemberdayaan pengungsi yang juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, serta bagaimana diupayakan tetap menjaga keamanan dan karakter ‘sementara’ keberadaannya,” ungkap Nuke.

Dijelaskan Nuke, hingga workshop #6 sebagai seri yang terakhir akan dibicarakan bagaimana potensi kebijakan dan pelaksanaan ke depan, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara yang mampu membuktikan komitmen internasional Indonesia dalam upaya pemenuhan konvensi HAM Internasional, termasuk Kovenan Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya.

“Kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman dan kesamaan persepsi terkait isu pemberdayaan pengungsi dari luar negeri di Indonesia. Selain itu, memetakan problematika, peluang, dan tantangan dalam memenuhi hak pemberdayaan pengungsi dari luar negeri di Indonesia juga dilakukan,” jelas Nuke.

Selain itu juga mencari potensi strategi maupun model pemberdayaan yang relevan bagi pengungsi dari luar negeri di Indonesia, melalui peningkatan kapasitas yang dapat meningkatkan resiliensi, kemandirian, dan martabat, sebagai bagian dari solusi ke negara ketiga, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat dan negara Indonesia.

Sebagai informasi, peserta workshop terdiri dari kalangan pemerintah pusat dan daerah, organisasi non-pemerintah, akademisi, dan organisasi internasional, yang memberikan perhatian pada masalah pengungsi dari luar negeri di Indonesia.

Tags

Terkini