NAWACITApost.com - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana mengatakan, buron Harun Masiku bakal menyeret elit politik bila tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, Kurnia meyakini KPK tak akan menangkap eks kader PDI Perjuangan itu jelang Pemilu 2024.
"Sebab, jika Harun diringkus, besar kemungkinan akan ada elite partai politik besar akan turut terseret,” ujar Kurnia, dikutip Minggu (9/7/2023).
Diketahui, Harun merupakan tersangka penyuapan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan. Ia sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) lebih dari 1.275 hari.
Menurut Kurnia, KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri menjadi lembaga antirasuah yang paling takut menghadapi politisi. Karena itu, perkara seperti memburu Harun bakal sulit diungkap ke publik.
Padahal, ia menilai KPK dengan segala wewenang dan perangkatnya sangat mudah untuk menangkap Harun. “KPK bukan tidak mampu menemukan keberadaan Harun, melainkan memang tidak mau,” ujar Kurnia.
Kurnia menilai, penjelasan yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengenai perburuan Harun hanya gimmick semata. ICW menilai, penanganan perkara Harun sejak awal sudah janggal. Bahkan, lanjut Kurnia, pimpinan KPK tidak serius menangkap kader PDI-P itu.
"Pimpinan KPK pun terlihat seperti melindungi Harun,” tutur Kurnia.