NAWACITApost.com – Sebagai wujud syukur atas usia pengabdian yang akan mencapai usia 78 tahun pada tanggal 19 Agustus 2023 kelak, Kementerian Hukum dan HAM menggelar pembukaan rangkaian Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) dengan tema “Kemenkumham Semakin Berkualitas Untuk Indonesia Maju” sebagai tanda hari lahir Kemenkumham dan Doa Kemenkumham Untuk Negeri tahun 2023, Jumat (7/7).
Berpusat pada Graha Pengayoman, kegiatan ini diikuti secara daring melalui zoom meeting dari ruang Aula Utama Kanwil Papua oleh seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Papua. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Anthonius M Ayorbaba, dalam hal ini di wakili Kepala Divisi Administrasi Hendrik Pagiling, Kepala Divisi Keimigrasian Ian Fidihanto Markos, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Muhammad Mufid, Kabag Program dan Humas Viktor Lucky Maturbongs para pejabat struktural, JFT, JFU pada Kanwil Kemenkumham Papua.
-
Sebelum acara dimulai, Sekretaris Jenderal Kemenkumham Andap Budhi Revianto menyempatkan diri untuk memberikan arahan kepada seluruh peserta. “Semua rangkaian kegiatan dikemas mengacu kepada target kinerja, ini akan membantu jajaran dalam mengakselerasi program kinerja. Mari jaga kehormatan kita dengan baik, jaga pemberitaan yang beredar di masyarakat. Memasuki triwulan ketiga ini, pastikan realisasi maupun penyerapan anggaran terlaksana sesuai target. Ingat selalu untuk cek, re-check dan final check,” pesannya.
Doa Kemenkumham untuk Negeri tahun 2023 dipimpin oleh 5 Pemuka Agama yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Hakim Wahid bagi umat beragama Islam, Pendeta Herman Joseph Paais bagi umat beragama Kristen, Pastor Viktor Halomoan Habeahan bagi umat Katolik, Ida Bagus Nyoman Sukadana bagi umat Hindu dan Bikku Riyadi bagi umat Budha.
Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej hadir untuk memberi sambutan dan membuka acara secara resmi. “Kita awali rangkaian kegiatan HDKD ke 78 ini dengan doa lintas agama dengan harapan agar bangsa ini selalu diberikan perlindungan, kedamaian, kesejahteraan dan kerukunan dalam ke-Bhinekaan,” sebut Eddie, panggilan akrab Wamenkumham.
Melalui peringatan Hari Kemenkumham yang secara rutin kita laksanakan setiap tahunnya, tambah Wamenkumham, bertujuan agar kita terus dapat mendekatkan diri dan hadir ditengah masyarakat, semakin meningkatkan rasa kebersamaan, rasa kecintaan kita kepada organisasi, serta rasa memiliki sebagai keluarga besar Kementerian Hukum dan HAM.
Pada kesempatan ini, beliau juga meneruskan beberapa pesan Menteri untuk terus berkomitmen dalam memegah tegus amanah dan harapan masyarakat. “Tema peringatan ini menjadi pemacu semangat pengabdian terbaik dalam menjaga keberagaman, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta mendukung seluruh kebijakan Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia maju menuju visi Indonesia Emas 2045,” tuturnya.