hukum

Oknum Guru Culik Siswa Berkebutuhan Khusus Dijanjikan Uang

Senin, 26 Juni 2023 | 16:55 WIB

NAWACITApost.com, Hukum - Seorang oknum guru berinisial GF, berani menculik siswanya sendiri. GF melakukan perbuatan tersebut lantaran diiming-imingi sejumlah uang oleh seseorang.

"Awalnya memang dia (GF) tergiur oleh iming-iming pelaku karena mau dikasih duit, tapi memang belum dikasih," jelas Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kota Tangsel, Iptu Siswanto, Senin (26/6/2023).

Siswanto mengatakan, pihaknya belum bisa mengungkapkan nominal uang yang akan diterima oleh GF dari seseorang tersebut. "Tapi, yang jelas bilangnya saya mau dikasih duit, hanya sebatas itu," ucap dia.

Selain itu, Siswanto mengatakan GF juga merasa terancam apabila tak menjalani perintah pelaku utama. Sebab, seseorang yang menyuruhnya mengancam akan mencelakakan keluarga GF.

"Selain itu juga dia (GF) merasa terancam, kalau enggak mau bantu dia (pelaku) mengancam 'jangan salahkan saya bila terjadi sesuatu sama keluarganya'," kata Siswanto.

Berdasarkan pengakuan GF, ada tiga pelaku utama yang menyuruhnya. Ketiga pelaku itu masih dalam pengejaran polisi. GF sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penculikan siswa berkebutuhan khusus itu.
Adapun peristiwa penculikan bermula ketika NA sedang mengikuti kegiatan belajar di sekolahnya, kawasan Pondok Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan pada Rabu (21/6/2023). Korban yang duduk di bangku kelas 8 itu tiba-tiba disuruh pulang lebih awal oleh GF.

Kepada NA, GF menyampaikan bahwa orangtua korban sedang berada di Bandung, Jawa Barat. NA diminta untuk menyusul menggunakan mobil yang sudah sediakan GF di sekitar lingkungan sekolah.

"Pelakunya wali kelas, makanya didengar omongannya sehingga si NA ikut saja. Dia (wali kelasnya) bilang, 'Kamu disuruh menyusul ke Bandung naik Grab, itu sudah bapak siapin mobilnya warnanya putih'," kata WS selaku ayah korban, Jumat (23/6/2023).

Mendengar omongan sang guru, korban pun bergegas menghampiri dan langsung memasuki mobil tersebut pada pukul 09.15 WIB. Pergerakan korban saat itu terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di petshop sekitar sekolah.

Sejak saat itulah korban pun dinyatakan hilang dan tanpa ada kabar selama 30 jam. WS beserta keluarganya pun membuat laporan ke Polsek Pamulang sambil menyertakan bukti rekaman CCTV beserta nomor kendaraan mobil tersebut. Polisi akhirnya dapat menangkap pelaku dan menemukan korban di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tags

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB