hukum

Hukuman Penjara Tak Berarti Bersalah

Rabu, 19 April 2023 | 17:08 WIB

Jakarta, NAWACITApost.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gerry Hukubun mengatakan, seseorang yang menjalani hukuman di lapas tidak menjamin bahwa dia bersalah. Begitu juga sebaliknya, seseorang yang berada di luar penjara tidak menjamin bahwa dia benar.

Hal itu, lanjut Gerry, sebagaimana dialami Anas Urbaningrum. Bahkan, banyak tokoh dunia yang menjadi tahanan politik, tetapi akhirnya mereka kembali dan menjadi pemimpin dunia.

"Kasus seperti mas Anas urbaningrum ini terjadi juga di belahan dunia lainnya. Di Aftrika Selatan bagi Nelson Mandela, Malaysia Anwar Ibrahim. Ada Benazir Bhutto di Pakistan. Ada Aung San Suu Kyi di Myanmar, Jawaharlal Nehru di India, dan Michelle Bachelet di Chille," kata Gerry, di Jakarta, Rabu (19/4/2023).

Menurut Gerry, sebaik apapun pertimbangan hukum dalam putusan hakim, apabila hanya mengedepankan kepastian hukum, maka yang akan terwujud hanyalah keadilan prosedural (procedural justice). Sedangkan kepastian hukum dalam putusan yang adil menurut hakim sekalipun, bisa jadi justru ketidakadilan yang luar biasa bagi para pencari keadilan.

"Hal tersebut pernah dikemukakan Marco Tulio Ciceróna (Ciceró:106-43SM) disebut sebagai asas 'summum ius, summa iniuria'," kata Gerry.

Putusan Hakim terbaru dari majelis hakim tingkat Peninjauan Kembali (PK) bahkan justru terungkap Anas tidak terbukti bersalah. Meskipun putusan yang lainnya mengatakan bahwa Anas menerima gratifikasi dari sumber korupsi-korupsi lainnya.

"Tidak jelas disebutkan korupsi lainnya itu apa. Asas keadilan Lex Scripta, Lex Certa yaitu hukum harus tertulis (lex scripta), hukum harus jelas/tidak ambigu (lex certa)," kata dia.

Semua ketidakadilan yang menimpa Anas, kata Gerry, seakan-akan dikesampingkan dengan membuat narasi kesimpulan bahwa orang sudah pasti bersalah karena sudah menjalani hukumannya. Menurut Gerry, hal itu adalah bentuk menghindar dari substansi masalah dengan menggiring opini umum bahwa jika tidak salah tidak dihukum, karena jika dikaji secara detail akan ketahuan bahwa Anas tidak bersalah.

"Bahkan fakta-fakta dia dikriminalisasi akan semakin terbuka," sambungnya.

Ia pun mengamati sejumlah media dan vlogger-vlogger yang bermunculan membahas Anas yang rata-rata mempunyai narasi sama. "Sangar, kelihatan merupakan narasi yang disepakati dan diarahkan oleh 1 "server" agar menggiring opini publik sehingga bahasanya sama," kata dia.

Gerry sendiri percaya bahwa keadilan pasti akan tetap ditegakkan walau langit ini runtuh "fiat justitia ruat caelum". "Dan kami sahabat Anas Urbaningrum akan bersama-sama beliau mencari keadilan seadil-adilnya," sambung dia.

Tags

Terkini