Sebagai langkah lanjut, MAKI Jatim juga merencanakan aksi demo besar untuk menuntut Kepala Diskominfo Jatim segera memberikan klarifikasi terkait dugaan penerimaan dana korupsi.
Baca Juga: KPU Surabaya dan MAKI Jatim Sepakati Kotak Kosong Pilihan yang Sah
“Kami akan menggelar aksi demo besar agar fakta hukum ini diungkap dan evaluasi terhadap Kadis Kominfo dilakukan," ujar Heru.
Ia menegaskan bahwa tujuan aksi ini adalah untuk menjaga integritas pembangunan Jawa Timur dari potensi korupsi.
Kasus korupsi hibah DPRD Jatim ini telah menyeret 21 tersangka lainnya, termasuk beberapa pimpinan DPRD Jatim, anggota dewan kabupaten, serta jajaran penerima hibah. ***