hukum

Kakanwil Kemenkumham Papua Pantau Proyek Pembangunan Kantor Imigrasi Mimika

Jumat, 13 September 2024 | 10:57 WIB
Kakanwil Kemenkumham Papua Pantau Proyek Pembangunan Kantor Imigrasi Mimika (Foto: Kemenkumham Papua)

NAWACITAPOST.COM - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba, meninjau proyek pembangunan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika pada Kamis, (12/09/2024).

Gedung Imigrasi Mimika yang dibangun dengan anggaran dari APBD Mimika sebesar Rp 45.826.359.000 untuk tahap pertama.

Peninjauan dilakukan bersama dengan beberapa pejabat, termasuk Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Petrus Yumte, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Ir. Dominggus Robert H. Mayau, Kepala Kantor Imigrasi Mimika, Mohammaf Sofani dan Pejabat Administrator pada Divisi Keimigrasian Kanwil Papua.

Dalam kegiatan ini, para pejabat meninjau konstruksi dan desain struktur bangunan untuk memastikan kesesuaiannya dengan pedoman pembangunan yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Pemda Merauke Gandeng Kanwil Kemenkumham Papua Gelar Harmonisasi 2 Rancangan Peraturan Bupati

Dalam laporannya, Kepala Dinas PUPR Mimika menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi, "kendala-kendala yang dihadapi pada pembangunan tahap pertama berupa pembuatan pondasi dan tiang pancang karena kondisi cuaca dan kondisi struktur lahan yang berair sehingga merubah kontruksi pondasi dari perencanaan semula," ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Jumat, (13/09/2024).

Meski begitu, progres pembangunan telah mencapai 2,14 persen, dengan beberapa penyesuaian yang akan dilakukan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba, berharap proyek ini bisa melibatkan kontraktor asli Papua, dengan tujuan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat serta meningkatkan partisipasi orang asli Papua dalam pembangunan.

"Dalam pelaksanaan proyek pembangunan kantor imigrasi kelas II TPI Mimika dapat mengakomodir kontraktor-kontraktor orang asli Papua yang memiliki kualifikasi baik, hal ini dengan harapan dapat memberi peluang dan lapangan pekerjaan bagi orang asli Papua," ujarnya.

Tags

Terkini