hukum

Kelompok Radikal Pasang Baliho, KSAD Jenderal Dudung : Bantai, Libas dan Turunkan

Selasa, 15 Maret 2022 | 10:33 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – “Saya yang memerintahkan menurunkan baliho FPI dan Rizieq Shihab.” Begitulah salah satu penggalan kalimat Mayjen Dudung Abdurachman saat menjadi Pangdam Jaya November 2022 dalam pernyataan tegasnya kepada media kala itu.

Baca Juga : Akhirnya MUI Menjadi ‘Haram’


Begitupun, kini saat Jenderal Dudung sebagai Kepala Staf Angkatan Darat  KSAD. Perintah kepada jajaran TNI AD tetap sama. “Baliho berbau radikalisme, sara dan anti Pancasila. Turunkan tak usah ragu,”tegasnya.

Nampaknya tegak lurus pada konstitusi dan amanat Presiden Jokowi yang tertuang dalam program nawacitanya. Yaitu Nawacita : Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara,

KSAD  Jenderal Dudung Abdurahman meminta kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Darat untuk bertindak tegas jika ada kelompok-kelompok radikal yang memasang baliho-baliho di tempat umum. “Pokoknya jangan sampai ada orang yang mencoba mengganggu keamanan dan persatuan bangsa, jangan ragu. Kalian sudah dicontohkan waktu saya Pangdam. Harus berani,” tandasanya melansir media Kompas  TV.

Lebih tepatnya terkait ini. Jangan ada kata kompromi ataupun dialog dengan kelompok radikal.

Yang jelas dan pasti, bagi KSAD Jenderal Dudung keamanan dan kenyamanan rakyat Indonesia harus menjadi prioritas utama.

Pernyataan KSAD ini, yang didapatkan dari sumber intelejen terpercaya. Adanya kelompok-kelompok radikal yang berusaha ingin mengganggu kemananan di wilayah Indonesi. Caranya  kelompok radikal ini, yaitu mengadu domba sesama anak bangsa, mengajak orang untuk membenci pemerintah, dan meneror, serta mencoba aksi pemasangan baliho yang isinya ujaran kebencian.

https://youtu.be/EEFMpF43GWE

 

Tags

Terkini