Gorontalo, NAWACITAPOST.COM – Rabu (23/2), Tim Auditor Wilayah VI Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI dalam 7 hari kedepan akan melakukan audit tentang Pengelolaan Kepegawaian di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Gorontalo.
Tim yang beranggotakan 4 orang ini diketuai oleh Auditor Muda, Edy Prabowo Saputro. Audit diawali dengan kegiatan Entry Meeting yang diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Gorontalo, Hantor Situmorang dan didampingi oleh Kepala Divisi Administrasi, Dwi Harnanto beserta Kepala Bagian Umum, Candra Friandi Achmad dan Kepala Sub Bagian Kepegawaian, Tata Usaha dan Rumah Tangga, Imran S. Kaharu.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Auditor Itjen serta pengantar terkait pengelolaan kepegawaian termasuk mutasi, promosi dan penegakan kedisiplinan di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo.
Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil menyatakan komitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan audit serta meminta jajaran Kepegawaian baik di Kantor Wilayah maupun Unit Pelaksana Teknis untuk kooperatif dalam menyampaikan data serta informasi yang dibutuhkan oleh Tim Auditor.
“Audit ini tidak hanya dilaksanakan di Kantor Wilayah Gorontalo, tapi di seluruh Kantor Wilayah dengan jadwal yang disesuaikan dengan status PPKM di masing-masing Provinsi. Apalagi di Inspektorat Jenderal sendiri sementara diberlakukan Work From Home 75% sehingga kegiatan audit ini tidak bisa dilaksanakan secara serentak.
Audit ini juga bertujuan untuk mengawal pelaksanaan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Manajemen Karier Pegawai Negeri Sipil Kemenkumham.
Adapun Kegiatan entry meeting ini bertujuan selain untuk dengar pendapat, juga sekaligus untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan kepegawaian agar dicarikan solusi/jalan yang terbaik sehingga nantinya tidak ditemukan permasalahan baru yang bisa menghambat pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi”, jelas Ketua Tim Auditor.