hukum

Tegas,  Ini Pesan Kapolri Jenderal Sigit Untuk Polda. Polres dan Polsek 

Sabtu, 18 Desember 2021 | 13:14 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- kapolri Jenderal Listyo  Sigit  meminta kepada seluruh polda untuk selalu merespons pengaduan masyarakat yang dilaporkan melalui media sosial (medsos).

 

Sigit menjelaskan,  pada era digital saat ini, masyarakat cenderung mengadukan sesuatu kepada aparat via medsos. Karena itu, seluruj jajaran kepolisian daerah harus responsif dalam menanggapi pengaduan itu.

"Saya sebagai Kapolri,  setiap harinya ada empat sampai lima laporan yang masuk ke akun media sosial saya, " kata Sigit usai menghadiri Rakor Anev Itwasum Polri 2021 di Yogyakarta, Jumat (17/12/2021).

Mantan Kabareskrim ini menyebutkan,  pengaduan -pengaduan itu sebenarnya ada di ranah polda, polres,  polsek,  bahkan kasus-kasus di tingkat polsek. Jadi laporan itu tak mungkin semuanya bisa ditanganinya,  sampai di level Mabes Polri.

Sigit mengatakan, pengaduan-pengaduan tersebut sebetulnya ada di ranah polda, polres, bahkan kasus-kasus di tingkat polsek. Jadi laporan yang mampir ke akun medsosnya itu tak mungkin semuanya bisa ditanganinya, sampai di level Mabes Polri.

Menurut dia, pengaduan maupun pelaporan melalui medsos kerap dilimpahkan ke jajarannya di daerah untuk ditindaklanjuti ataupun direspons.

"Tolong di cek dumas (pengaduan masyarakat)  di polres, polda, bisa berjalan dengan baik. Peristiwa di polres dan polsek lapornya ke Kapolri. Tolong bantu saya, tolong cek,  bagaimana sistem pengaduan masyarakat di llevel polres dan polsek ini, " ucapnya.

Dia menyebutkan,  pelaporam ke medsosnya itu menunjukkan adanya persoalan yang buntu antara masyarakat dan kepolisian di daerah. Kondisi ini yang membuat masyarakat lebih memanfaatkan akun medsos kapolri untuk pelaporan atau atau sekedar pengaduan.

"Ada hambatan komunikasi yang tidak terjawab. Seperti laporan masuk yang tidak direspons atau ada sistem tidak mau menerima laporan. Tolong cek bagaimana sistem pengaduan di polres dan polsek, " tegasnya.

Tags

Terkini