Jakarta, NAWACITAPOST - Kantor imigrasi kelas II TPI Belawan terus membuat inovasi untuk menuju Zona Integritas (ZI). Mengenai hal ini Tim Kornelius Cek Fakta berkesempatan untuk audiensi langsung bersama Kepala Kantor Imigrasi Belawan, Ridho Putra sekaligus membangun mitra kerja, Kamis (09/12/2021).
Sebagai informasi, sejak tahun 2020 imigrasi Belawan sudah menyandang predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK), dan tahun ini pihaknya kembali berproses dalam pembangunan ZI menuju Wilayah Bersih Bebas Melayani (WBBM). Inovasi yang dikembangkan yakni layanan pembuatan atau perpanjangan paspor.
Salah satunya “After Hour Service”, petugas akan melakukan pelayanan mulai pukul 15.00 hingga 16.00 WIB setiap harinya. Layanan di luar jam kerja ini dibuka untuk pemohon paspor baru dan juga penggantian paspor karena masa berlaku telah habis. Pemohon penggantian paspor karena hilang dan rusak tidak akan dilayani dalam program ini.
Layanan ini tentunya memberi kemudahan bagi masyarakat dengan bebas biaya penanganan dan pengantaran. ”kami membuat inovasi salah satunya after our service pemohonan paspor, biasanya orang datang ke lokasi pada jam kantor ini bis dilaksanakan diluar jam kerja 15.00-16.00 WIB menggunakan mobile pasport dengan mobil keliling” tutur Kepala Imigrasi Belawan, Ridho Putra.
“menggunakan mobile pasport dengan mobil keliling melakukan pemohonan disitu, foto disitu setiap selasa kamis di wilayah medan johor senin rabu jumat perum cemara asri,” tambahnya.
Berikutnya ada inovasi Lae Anggiat yaitu atau Layanan Emas ngAnterin dokumeN neGara denGan canggIh dan cepAT (layanan emas antar dokumen perjalanan) bagi pemohon paspor dengan radius di bawah 10km akan diantar bebas biaya. “jadi mulai dari inovasi mobile paspor, dan layanggiat ini tidak ada biaya tambahan,” tuturnya.
Disamping itu, Imigrasi Belawan memiliki sistem monitoring anggaran paperless dan aplikasi pengarsipan data keimigrasian.
“di internal sendiri kami ada Sistim monitoring anggaran, paperless kita gunakan jadi secara live dari luar kantor kita monitoring penyerapan anggaran di imigrasi belawan. kemudian ada aplikasi pengarsipan dimana tata kelola arsip substantive yg ada di kantor imi kita rapikan, sehingga jika nanti dibutuhkan mudah utk kita temukan mudah untuk kita tarik kembali,” jelas Kakanim.
Dalam kondisi Pandemi Covid-19 Imigrasi Belawan mengalami penurunan pemohon paspor hampir 70%, namun di akhir tahun 2021 sudah cukup stabil karena beberapa kondisi salah satunya dengan dibukanya wilayah Arab Saudi bagi jamaah umrah Indonesia.
“berkembangnya aturan yang ada kelonggaran yang diberikan saat ini seperti Arab saudi sudah membuka diri untuk negara Indonesia dalam melaksanakan umroh, jadi di tahun ini minat masyarakat mengurus paspor sudah cukup banyak,” jelasnya.
“memang jika dibandingkan dengan sebelum Covid-19 pastinya perbedaannya sangat jauh, yang biasa rata-rata satu harinya mungkin 100-150 perhari sekarang sehari paling banyak di 20 hingga 30 pemohon,” tambahnya.
Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 Imigrasi Belawan juga melaksanakan program Eazy paspordari Dirjen imigrasi. Layanan ini dilakukan secara kolektif.
“komunitas pemohon cukup siapkan tempat yang memadai untuk mengurus pasport kita turunkan alat dan personil, dan sudah jadi kita antar ke tempat penyelenggara,” tandasnya.