Jakarta, NAWACITAPOST- Greenpeace Indonesia dilaporkan ke polisi karena dituduh telah melanggar UU ITE terkait pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait deforestasi atau penebangan hutan di Indonesia . Karena meninformasikan kabar berita hoax atau bohong.
Dikutip dari video Civil Society Watch menyampaikan bahwa dalam ucapanya Greenpeace menyebut Jokowi dalam pidatonya adalah omong kosong soal pidatonya soal deforestasi di Indonesia menurun.
Lantas Greenpeace menunjukkan data-data seolah-olah adanya pengundulan hutan di Indonesia terus naik. Namun, masalahnya Greenpeace tidak jujur, karena mereka menggunakan data deforestasi adalah yang terjadi di era sebelum Jokowi .
Kalau mereka jujur menggunakan data sejak 2015. Kelihatan sekali deforestasi di Indonesia menurun secara signifikan. Penurunnya sangat jelas .
Sangat memprihatinkan jika Greenpeace sampai menggunakan data seperti tersebut karena tidak sesuai fakta.
Kritikan Greenpeace Menyesatkan Publik
Sementara itu, kritikan Greenpeace Indonesia terhadap Presiden Jokowi berbuntut Panjang, pasalnya Sekjen Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) sekaligus Ketua Cyber Indonesia Husin Shahab ke Polda Metro Jaya.
Dia melaporkan Country Director Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak beserta pemilik akun Twitter Kiki Taufik.
Menurut dia sudah menjadi korban atas informasi menyesatkan yang dimuat pada lama resmi Greenpeace. Data yan disampaikan soal deforestasi di Indonesia tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.
Bahkan kata dia, data yang disampaikan Greenpeace tidak sesuai. “ justru selama pemerintahan Jokowi yang berusaha untuk menekan peningkatan terjadi kebakaran hutan,” kata dia.
Jokowi Sudah Memberikan Keseimbangan Lingkungan dan Ekonomi
Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Papua, Albert Yoku mengatakan, kritikan Greenpeace terhadap Presiden Jokowi sudah melebihi batas. Albert menyebutkan Greenpeace Indonesia telah memberikan data hoaks kepada masyarakat berkaitan deforestasi, kebakaran hutan, dan energi baru terbarukan.
“Pemerintah Indonesia saat ini sangat baik dalam memperhatikan keseimbangan lingkungan, ekonomi dan sosial. Kami sudah merasakannya. Berbicara deforestasi, Greenpeace harus tunjukkan validitas data tujuh tahun terakhir. Kalau bicara kebakaran lahan, terbukti 3 tahun terakhir pengendalian kebakaran lahan.
“Pemerintah Indonesia saat ini sudah sangat baik dalam memperhatikan keseimbangan lingkungan, ekonomi dan sosial. Kami sudah merasakannya. Berbicara deforestasi, Greenpeace harus tunjukkan validitas data tujuh tahun terakhir. Kalau bicara kebakaran lahan terbukti 3 tahun terakhir kebakaran lahan sudah makin baik. Justru Jerman, Amerika, dan Australia sering kebakaran dan banjir. Kenapa Greenpeace diam saja,” ujarnya.