hukum

Bergerak Cepat, Jaksa Agung Burhanuddin Minta Jajarannya Gelar Operasi Intelijen Bongkar Mafia Pelabuhan

Sabtu, 13 November 2021 | 08:56 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Langkah tegas Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam memberantas mafia di Pelabuhan terus dilakukan.

Burhanuddin melalui pernyataannya telah memerintahkan satuan kerja di sejumlah kejaksaan untuk melakukan operasi intelijen untuk memburu mafia pelabuhan. Hal itu menindaklanjuti atas pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Manivest) Luhut Binsar Panjaitan yang meminta mafia pelabuhan dipenjara.

 

Hal itu disampaikan Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) Leonard eben ezer Simanjuntak.

“Memerintakan satuan kerja yang di wilayah hukumnya terdapat fasilitas pelabuhan agar segera bergerak melakukan operasi intelijen dalam rangka pemberantasan mafia pelabuhan apparat yang terlibat dan menjadi membacking para mafia pelabuhan,” kata dia, Jumat (12/11/2021).

Menurutnya, pemberantasan mafia pelabuhan harus dilakukan karena menyebabkan tingginya biaya logistic di pelabuhan. Tidak hanya itu, bahkan mafia pelabuhan. Dapat menghambat proses bisnis dan investasi serta memiliki efek domino yaitu minat investor menjadi rendah.

“Sehingga mengakibatkan berkurangnya lapangan pekerjaan dan daya beli masyarakat akan ikut menjadi rendah,” bebernya.

Selain itu, katanya Jaksa Agung menilai biaya logistic di pelabuhan Indonesia masih sangat tinggi dibandingkan dengan biaya logistic di pelabuhan China sekitar 15 persen dan di pelabuhan Malaysia yang hanya 13 persen.

“Tingginya biaya logistik itu tidak terlepas dari faktor belum efektifnya kegiatan system bongkar muat di pelabuhan serta adanya indikasi mafia di pelabuhan yang semakin memperkeruh keadaan,” ujarnya.

BACA JUGA : https://nawacitapost.com/nasional/2021/11/11/isu-harga-pcr-merusak-capaian-kinerja-ditangan-jahil/

Tags

Terkini