Kepala Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum BPHN Kemenkumham RI, Drs. Yasmon, MLS, hadir secara langsung untuk memberikan pembinaan JDIH di wilayah Jawa Tengah bersama dengan Tim Pengelola JDIH Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah serta Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah.
Tidak menyia-nyiakan kesempatan bertemu dengan jajaran Pimpinan Daerah, Yasmon menyampaikan beberapa hal terkait dengan pengelolaan JDIH di wilayah.
Lihat berita Viral di Tiktok NAWACITA, Klik disini
Ia mengatakan keberadaan JDIH sangat penting guna mewujudkan terbentuknya data base regulasi nasional.
"JDIH merupakan sarana dalam kerangka penataan regulasi demi mewujudkan terbentuknya database regulasi nasional, sehingga pengelolaan JDIH menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk dilaksanakan." jelas Yasmon.
Oleh karena itu, menurutnya perlu dilakukan Monitoring dan Evaluasi secara berkala.
"Terkait penyusunan e-reporting, pengelolaan JDIH sesuai standar Permenkumham Nomor 8 Tahun 2019, kondisi dokumen hukum baik fisik maupun digital, perlu selalu dilaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala." lanjutnya.
Sebagai informasi, kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari (1- 3 November 2021) ini mengambil lokasi di Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Wonosobo yang merupakan Kabupaten/Kota Penerima Penghargaan JDIH Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021.
Pada tanggal 1 September 2021, tim diterima oleh Bupati Batang, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd, beserta Kepala Bagian Hukum dan jajaran di Pendopo Bupati. Selanjutnya pada tanggal 2 September 2021, tim disambut oleh Wakil Bupati Sukoharjo, Drs. H. Agus Santosa, beserta Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra serta Kepala Bagian Hukum. Dan pada kunjungan tanggal 3 November 2021, tim diterima dengan hangat oleh Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat, S.Ag beserta Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo dan Kepala Bagian Hukum. (Kornelius Wau)
Simak informasi menarik lainnya di Youtube NAWACITA TV
https://youtu.be/emrMV7g9XGw