hukum

Modal Tes PCR 90.000 Rupiah, Pengamat Kebijakan Publik Azas Tigor Nanggolan : Pemerintah Kendalikan Harganya 100.000 Rupiah Saja

Senin, 1 November 2021 | 14:29 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST.COM -  Modal harga PCR itu 90 ribu rupiah. Kalau pemerintah memberikan keuntungan 10 -15 persen, harganya hanya 100 ribu rupiah. Sedangkan tes  Antigen modalnya hanya 35 ribu rupiah, jika keuntungan pemerintah kepada pihak-pihak terkait  10 - 15 persen, biayanya hanya 50 ribu rupiah, jelas Pengamat Kebijakan Publik Azas Tigor Nainggolan, ketika dihubungi Nawacitapost.com, Senin (1/11/2021).

Baca Juga : Bisnis PCR, Diduga Libatkan Menteri Jokowi? Ketua Jokowi Mania : Harus Mundur dan Diproses Hukum 


Tigor setuju untuk menjaga penyebaran covid. Tapi kalau tes Polymerase Chain Reaction (PCR)  dengan pesawat, itu terlampau berat buat warga harus bayar 275 ribu rupiah. Kalaupun itu dijadikan syarat, harganya harus diturunkan menjadi 100 ribu rupiah.  Atau, kalau bisa juga vaksin dua kali cukup di tes Antigen saja,  tuturnya.

Yang jelas untuk pelayanan publik seperti ini (PCR) pemerintah harus turun tangan  mengendalikan, kalau tidak bisa kendalikan bisa dimanfaatkan oleh mafia-mafia.

Hal senada disampaikan  aktivis peduli warga miskin terdampak pandemi, Otoli Zebua ketika dihubungi Nawacitapost.com, Senin (1/11/2021). "Kalau benar ini ada keterlibatan mafia dan cukong yang diduga melibatkan para menteri terkait, maka Presiden Jokowi bertindak tegas. Pecat menteri yang diduga terlibat mafia PCR . Apalagi saat ini rakyat lagi kesulitan ekonominya, akibat pandemi,"tegasnya.

Kalau pun harus di tes cukup dengan antigen ditambah warga harus harus di vaksin dua kali (per 30 Oktober 2021, jumlahnya 73.20.688) dan tetap berlaku prokes, pungkasnya.

 

 

 

Tags

Terkini