Baca Juga : Mencatut Nama Pak Yassona : Ini Penjelasan Korban Penipuan
Masih kata Sulaeman, "Waktu kita ketemu Wira, bagaimana solusinya, ia pembela kita di pengacara kita untuk masalah ini? dia tahu, malah dia yang melaporkan kami dalam penggunaan uang itu, dia sebagai pengacara pak Umar, tapi sah-sah saja.
"Kita main nanti saja dihukum. Artinya silahkan profesi masing-masing. Sebagai sesama orang Nias, bisakan masalah-masalah itu diselesaikan secara kekeluargaan? Kalau kita umpamanya membicarakan masalah itu, urainya.
"Tolong masalah ini jangan dikaitkan dengan pak Yasonna Laoly, kenapa? Tidak pernah saya mengkaitkan Pak Yasonna, hal ini juga sudah pernah saya komunikasikan kepada Pak Yasonna? Itu ada informasi-informasi seperti itu, silahkan saja, sampai Wira ngomong sama saya, tahu gak bang kalau ini tahu disebut-sebut nama Pak Yasonna, saya gak mau jadi pengacaranya pak Umar, okelah kalau begitu, karena tidak disebut pak Yasonna, makanya saya jadi pengacaranya pak Umar, kata Sulaeman menirukan perkataan Wira. Kemudian, loh terakhir ini ada nama pak Yasonna? Itu yang saya kaget," ujarnya.
Terkait foto atau gambar saya dengan Pak yasonna kata Sulaeman, ini tidak ada kaitannya dengan pak Yasonna. Saya, senang penjelasan Wira bahwa kalau ini dikait-kaitkan dengan pak Yasonna, saya mundur dari pengacara pak Umardani, kata Sulaeman menirukan perkataan Wira.