hukum

Belum BOT Ditandatangani, Pihak RS Primaya Intervensi Pelayanan di RS PGI Cikini?  

Senin, 26 Juli 2021 | 15:08 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - KABARNYA  mendekati penandatanganan Built, Operate and Transfer  atau BOT antara Ketum PGI Gomar Gultom bersama TIM dengan pihak Swasta PT. Famon Awal Bros Sedaya (PRIMAYA). Santer terdengar tenaga kesehatan (Nakes) pihak Pramaya sudah ambil ancang-ancang intervensi pelayanan di RS PGI Cikini. Begitulah salah satu penggalan kalimat ketika Nawacitapost menghubungi dokter senior RS PGI Cikini dr. Tunggul D Sitomorang, melalui komunikasi telepon, Sabtu 24 Juli 2021 malam. 

Baca Juga : Batalkan BOT RS PGI Cikini,  Solusinya Libatkan 91 Sinode Gereja dan Pengusaha Kristen




Alasan BOT tersebut diperkuat dengan jawaban Gomar di website PGI : Transformasi RS.PGI CIKINI Menjadi Rumah Sakit Modern.  Ditambah wawancara bersama Gilbert Lumoindong di kanal Youtube Gilbert Lumoindong pada Rabu 7 Juli 2021 lalu.

Ternyata pernyataan Gomar di kanal Youtube Gilbert, dibantah keras Tunggul Sitomorang khususnya terkait pernyataan Gomar Gultom bahwa istrinya diacuhkan atau dicuekin ketika berada di RS PGI Cikini. "Hal itu tidak benar. Saya siap dikronfortir dengan pak Gomar," jelas Tunggul  menegaskan.

Kabarnya lagi kata Tunggul, seharusnya yang menjabat Ketua Umum Pembina RS PGI Cikini adalah Ketua Umum PGI berjalan. Tapi, saat Gomar menjadi Sekum PGI dua periode di era Pdt. Yewangoe dan Pdt. Henriette Hutabarat Lebang. Hanya di era Pdt Henriet Hutabarant Lebang, Gomar menjabat Ketua Umum Pembina RS PGI Cikini.

Ketika nawacitapost menghubungi Gomar, melalui pesan  WhatsAppnya, perihal saat menjadi Sekum PGI, apakah benar menjadi Ketum Pembina RS PGI Cikini. "Ya di periode kedua saya sebagai Sekum. Sebelumnya adalah Pak Yewangoe, saat beliau jadi Ketum PGI," jawab Gomar melalui pesan WhatsAppnya, Senin 26 Juli 2021 sore

Yang jelas menurut Tunggul. Banyak sederet pernyataan Gomar di kanal Youtube Gilbert Lumoindong pada 7 Juli 2021. Jauh dari kenyataan yang ada?

 

 

Tags

Terkini