hukum

Bukan Jihad, Ajaran Radikalisme dan Terorisme Sebagai Kejahatan Kemanusiaan

Rabu, 16 Juni 2021 | 12:35 WIB
Jakarta,NAWACITAPOST- Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan tidak ada satu pun agama yang mengahjarkan umatnya melakukan ekstremisme dan terorisme.
Maruf mengungkapkan, terorisme bukanlah bentuk dari Jihad demi kebaikan.

Untuk diketahui, Wapres menghadiri Peluncuran Pelaksanaan Perpres Nomor 7 Tahun 2021- Rencana Aksi Nasional Pencegahan Ekstremisme (RAN-PE) yang disiarkan di You Tube, Rabu (16/6).

“Saya juga ingin mengungkapkan kembali, bahwa tidak ada satu pun agama yang mengajarkan penganutnya untuk melakukan ekstremisme dan terorisme,” ujar Wapres.
Bahkan mantan Ketua MUI ini, menyebutkan bahwa tindakan terorisme ata nama agama adalah berlebihan dalam agama. Karena itu, kata dia terorisme bukanlah perbuatan jihad yang sifatnya melakukan perbaikan (ishlah) sebab karakter dasar terorisme adalah merusak (fisad).

Ditengah globalisasi dan perkembangan teknologi komunikasi serta informasi yang sangat dinamis implikasi dari itu menyebabkan arus informasi menyebar secara cepat melintas batas antarnegara, termasuk nilai-nilai radikalisme dan ekstremisme.

Di sisi lain, Ma'ruf menyadari bahwa bangsa Indonesia dihadapkan pada tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi komunikasi serta informasi yang sangat dinamis. Implikasi dari itu menyebabkan arus informasi menyebar
“Proses rekrutmen juga terjadi melalui pemanfaatan media yang baru dengan segala derivasinya,” ucapnya.

 

Tags

Terkini