Baca Juga : Jokowi: Tidak Ada Tempat Bagi Teroris di Indonesia
KETIGA orang tersebut yakni ; Arief Rahman, Nouval Farisi, dan Yusuf Iskandar. Ketiganya adalah “Laskar FPI yang mengtahui, merencanakan dan membuat bom untuk melakukan penyerangan terhadap TNI- Polri, industri milik warga China, SPBU serta aera publik yang dilakukan pom Husein Hasni,” begitu selebaran berlogo Polri yang disebar diberbagai grup WhastApp.
Densus 88 periksa rumah terduga teroris
Tak cuma itu, Densus 88 memberikan himbauan agar ketiganya kooperatif menyerahkan diri. Ketiganya, berdasarkan pemeriksaan para tersangka yang sudah ditangkap, diduga mengetahui, terlibat, dan ikut merencanakan dalam pembuatan bom. Patut diduga, ketiganya mengetahui peledakan bom bunuh diri Makassar dan serangan di Mabes Polri.
Bahkan, Densus 88 sudah mengamankan sejumlah barang atau benda yang dianggap mencurigakan dan bisa menjadi petunjuk. Biasanya, buku jihad, sejumlah benda tajam (samurai), pistol dan berbagai barang yang dianggap membahayakan.