Baca Juga : Walikota Irsan Luncurkan Becak Wisata (Vespa) Sebagai Icon Kota Padangsidimpuan
Kegiatan tersebut bertujuan agar para warga binaan mendapat ilmu atau keahlian sehingga dapat dijadikan modal atau bekal setelah menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIB Panyabungan.
Selasa, (04/06/21) bertempat di area kegiatan Kerja, Kepala Lapas Kelas IIB Panyabungan, melalui kepala Seksi Bimbingan dan Anak Didik dan kegiatan Kerja (Suyetno) Mendampingi Pihak Ke 3 dalam pengecekan Lokasi dan Uji Coba Wadah penuluran Jangkrik di dalam Lapas.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Suyetno mengatakan, bahwa kerja sama ini nantinya direncanakan juga akan melibatkan pemerintah daerah setempat, Dinas Pertanian Bagian Peternakan Kabupaten Mandailing Natal.
Kalapas Panyabungan, Hamdi Hasibuan, Melalui Kepala Sub Seksi Bimbimgan Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Suyetno menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut Lapas Panyabungan dalam menyukseskan Deklarasi Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 point ke-7 (tujuh) tentang Peningkatan Kualitas WBP Menjadi SDM Unggul Melalui Pelatihan Keterampilan Bersertifikasi kepada Narapidana.
"Kegiatan ini merupakan Perwujudan dari Sistem Pemasyarakatan, yang mana kita harus memberikan bekal kepada warga binaan agar nanti setelah bebas dapat menjadi pribadi yang mandiri dan dapat membuka Home Industry sendiri agar tidak mengulangi lagi kesalahan sebelumnya," tuturnya.
Kalapas Hamdi, juga berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan diikuti dengan sungguh-sungguh oleh warga binaan.
Instruktur pelatihan, Parlindungan berharap dengan kegiatan ini mampu dapat bermanfaat kepada warga binaan dan berterimakasih kepada Lapas Panyabungan yang telah memberikan kesempatan untuk membagikan ilmunya kepada para warga binaan. "Semoga ilmu yang saya berikan nanti dapat menjadi berkah bagi kita semua nantinya” Jelasnya
( Humas Lapas Kelas IIB Panyabungan )