Baca Juga : Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Di Padang, Pernyataan Al Chaidar Terbukti : Sumbar dan Kepulauan Nias Tempat Latihan
TERKAIT kotak amal, lanjut Hadi Densus 88 masih mendalami kemana saja kotak ini disebar. Serta tentu berkoordinasi dengan Kementrian Agama untuk memverifikasi kebenaran lembaga amal yang tertera di kotak itu.
Satu hari sebelumnya, Kamis (25/3/2021) tim Densus juga menangkap seorang terduga teroris di Sumbar. Penyamaran yang dilakukan di wilayah ini sebagai wirausaha.
Jadi, jika dilihat sejak bulan Februari – Maret 2021 sebanyak 49 terduga teroris yang diamankan Densus 88, dari berbagai wilayah di Jatim, Sumbar, Tangerang, Sumbar dan Sumut, tugasnya mengumpulkan dana (kotak amal) untuk aksi teror. Jadi pelaku aksi teror bom bunuh diri belum dilakukan. Pasalnya yang diamankan ini hampir dipastikan terduga teroris yang bertugas mengumpulkan dana. Termasuk pengumpulan kotak amal di sejumlah tempat usaha.
Sebab, logikanya dari kotak amal yang terkumpul terduga teroris menggunakannya untuk membeli peralatan dan bahan peledak. Apalagi cara terduga teroris melakukan pengumpulan dana dengan mencuri dan merampok, sudah dipersempit geraknya bahkan tak bisa dilakukan, karena Densus 88 sudah mencium aroma aksinya.
Maka cara yang mungkin bisa dengan mengumpulkan dana adalah penyebaran kotak amal. Namun cara ini telah terdeteksi tim Densus 88.