Jakarta, NAWACITAPOST- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Polda Metro Jaya telah berhasil membongkar kasus penipuan calon karyawan yang beredar luas melalui media sosial. Penangkapan terjadi saat ada laporan dari salah satu bank di Indonesia.
"Kejadiannya 1 Februari lalu dan satu orang berhasil ditangkap dengan insial MTN di salah satu desa di Sulawesi Selatan, " kata Yusri, dikutip Nawacitapost dari PMJ Kamis (25/3)
Yusri mejelaskan, dari hasil laporan dari gedung BNI tersangka menawarkan atau membuka recruitmen pekerja baru melalui email palsu bernama recruitmen.bni@gmail.com dan website palsu.
Yusri mengungkapkan bahwa dalam melakukan aksi penipuan berkedok recruitment calon pekerja baru, tersangka menyiapkan berbagai persyaratan termasuk uang transportasi.
"Dia buat persyaratan, kalau ada yang mau daftar baru diberitahukan persyaratannya dan ujungnya diminta uang transportasi yang harus disiapkan jika ingin diterima kerja di bank BNI ini, " ujarnya.
Selain itu, bukan hanya bank BNI yang menjadi objek penyamaran pelaku dalam melakukan penipuan rekrutmen beberapa Perusahaan BUMN sebagai objek penipuan.
"Bukan hanya BNI saja yang dia pilih atau digunakan untuk menipu calon katyawan, tapi juga ada beberapa perusahaan lain termasuk BUMN yang di pilih seperti, PT Pertamina, PT Wika , PT Angkasa Pura, PT Chevron dan lainnya," jelasnya.
Ia menghimbau agar para pencari kerja untuk lebih berhati-hati dan tidak berburu-buru dan mengecek langsung lowongan pekerjaaan melalui website resmi dan email milik PT Bank Negara Indonesia (BNI).