Jakarta, NAWACITAPOST – Polda Metro Jaya melalui Subdit II Fismondev berhasil mengamankan empat orang tersangka kasus pemalsuan uang dolar AS.
“Salah satu tersangka SUL diamankan di Mustika Jaya, Bekasi, kemudian satu orang lagi di Bogor dan dua orang lainnya berhasil ditangkap di daerah Pandeglang, Banten,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, kepad awak media, Rabu (10/3).
Lanjut Yusri, dari pengakuan para tersangka, mereka tidak hanya mencetak dolar Amerika, tetapi mencetak mata uang Euro, namun kurang laku dipasaran, sehingga fokus mencetak ke dolar USD.
Bahkan, kata dia, jika tidak diteliti secara benar, mata uang dolar yang dicetak sepintas terlihat dengan aslinya. Selain itu, lembaran uang yang di cetak para tersangka tidak memiliki perbedaan khusus.
“ Memang kalau dilihat hasil cetaknya sangat bagus, terlihat sama seperti asli padahal alat yang digunakan untuk mencetak uang biasa saja, kalau dilihat menggunakan infrared juga masih terlihat serupa yang asli, tetapi semua ini uang palsu,” kata dia.
Dia menambahkan, sampai saat ini pihak polisi masih terus menyelidiki pengungkapan kasus ini ada hubungannya dengan pemalsuan di Jawa Timur.
Dia menyebutkan, Polda Metro Jaya telah melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat.
“Terkait tentang Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, pihak kami sudah melakukan koordinasi melalui RSO. Agar pihak Kedubes AS untuk mengirimkan data pembanding uang dolar asli,” ujarnya.