Baca Juga : Agus Toyib : 4 Pilar Kebangsaan Menjadi Pondasi PNS, Selain Mencintai Pekerjaan
Kunjungan ke rumah tahanan kelas II B Serang, Jumat (8/1/2021). Perhatian sangat paduli dengan wabah pandemi Covid -19. Walaupun mendapat laporan dan Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Aliandra Harahap, bahwa di rutannyta tidak ada yang terkena atau terpapar Covid – 19, baik pegawai atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Tetap saja Agus meminta kepada Aliandra tetap waspada, dan jika ditemukan (terpapar virus) segera lapor atau konfirmasi ke Kakanwil. Demikianlah Agus memompa semangat pegawainya dan WBP (secara internal), dirinya pasti hadir kapan saja, secara fisik maupun melalui sarana teknologi (baca : WA dan lainnya).
Khusus situasi Covid -19, loyalitas ke pemerintah pusat, diterjemahkan Agus memberlakukan Work From Home (WFH) ke sebagian pegawai di Kemenkuham Banten, namun waktu dan kesempatan yang kita miliki, harus berbanding lurus dengan perintah pimpinan, agar kita memberikan kinerja yang baik bagi masyarakat bangsa dan Negara, tegas Agus ketika menyampaikan hal tersebut kepada nawacitapost di ruang kerjanya, Serang, Jumat (8/1/2021).
Terkait media sebagai partner kerja, getaran dan nada suaranya tak jauh beda dengan dilingkungan kerjanya. Agus menegaskan siap bekerja sama. Selama itu membawa tujuan bersama yang postitif dan berdaya guna optimal, maka langkah tersebut perlu dilakukan.
Tipikal dan sosok Agus selain berpegang teguh pada perintah atasan juga rendah hati. Tak menunda pekerjaan yang diberikan atasan sudah menjadi ritme tugasnya. Agus menyadari bahwa sebagai Kepala Kanwil Banten, yang bisa dikatakan penyangga pusat pemerintahan Indonesia.
Tantangannya tidak mudah, tapi dengan dukung dari jajarannya, dtopang dengan doa dan penyerahan total kepada sang Pencipta, tugas seberat apapun InsyaAllah bisa dilaksanakannya.
Yang jelas dan pasti, ucapan Agus di keluarga dan lingkungan kerja sama persis dengan tindakannya. Tak hanya menunggu laporan dari anak buahnya saja. Salah satunya kerap blusukan di lingkungan kerjanya. Famati Ndruru