Baca Juga : Reynhard Saut Poltak Silitonga, Dirjen Pemasyarakatan Yang Suka Blusukan ke Lapas dan Rutan
SINERGITAS dengan warga binaan pemasyarakatan (WBP) adalah program tak tertulisnya. Program ini kerap dilakukan dengan tujuan agar WBP senang dan enjoy berada di Rutan. Sehingga perilaku baik WBP selama berada di Rutan ini bisa menular postif ketika bebas dan berada di masyarakat.
Pertengahan Januari 2019, Robinson bertugas sebagai Kalapas IIB Padangsidimpuan. Satu bulan kemudian, Robinson menggelar nonton bareng (Nobar) dengan format live sraiming paparan KemenkumHAM tentang Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020. Nobar ini ditujukan kepada seluruh lapas dan rutan wilayah Indonesia. Adapun poin utama dari nobar ini predikat WBK dan WBBM kepada rutan, lapas dipertahankan dan ditingkatkan.
Melalui Direktur Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan kala itu. MenkumHAM Yasonna Laoly menekankan pentingnya resolusi pemasyarakatan tahun 2020 harus mampu menjadi institusi yang berperan dalam membangun peradaban bngsa, melalui skema pengembangan sumberdaya manusia unggul.
Pengabdiannya dalam menangani WBP di rutan dan lapas selalu mendapat perhatian utamanya. Selama WBP berprilaku baik, maka hak-haknya selalu dipenuhi dengan baik. Sebaliknya, jika berprilaku buruk. Berkelahi sesama WBP, dan penggunaan narkoba yang tak sempat terdeteksi petugas dari pengunjung, serta penggunaan handphone yang tidak diijinkan lapas. Ditegakan dengan tegas mantan Karutan Batam ini.
Cepat tanggap, dan tegas dalam menerapkan disipilin aturan sudah menjadi perilaku Robinson Perangin Angin dalam tugas negara serta kesehariannya