hukum

Jemari Terampil, Bukti Berhasilnya Pembinaan Kemandirian WBP LPP Sungguminasa

Senin, 4 Maret 2024 | 08:41 WIB
Pembinaan Kemandirian WBP LPP Sungguminasa

NAWACITAPOST.COM - Jeruji besi bukan merupakan keterbatasan bagi warga binaan dalam berkreasi. Melihat potensi yang dimiliki oleh warga binaan.

Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa melalui Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) memberikan wadah untuk kreatifitas warga binaan yang dikenal dengan Jemari Terampil.

Adapun program pembinaan Jemari Terampil yaitu BINA DIRI (Pembinaan Kemandirian) kepada seluruh warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa sebagai bentuk pembinaan untuk memberikan bekal keterampilan kepada WBP.

Baca Juga: Tingkatkan Imunitas Warga Binaan, LPP Sungguminasa Gelar Senam Pagi Rutin

Jenis pembinaan yang ada di BINA DIRI terdiri dari pelatihan Tata Boga, Bosara, Rajutan, Salon, Penjahitan dan Perkebunan.

Salah satu produk dari jemari terampil telah memiliki sertifikat hak merek yaitu pada produk tutup bosara dengan merek “Baine Prison” bernomor IDM000926392 yang telah diterima pada tanggal 25 November 2020.

Antusias warga binaan sangat tinggi dengan kegiatan Bina Diri ini. Bagaimana tidak, selain untuk menghilangkan rasa jenuh, kegiatan ini mampu menghasilkan produk-produk yang bernilai estetika dan ekonomis.

Baca Juga: LPP Sungguminasa Ikuti Penguatan Kepala Bidang Keamanan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan

Seperti halnya pelatihan tata boga, menghasilkan produk seperti roti, aneka jajanan dan minuman.

Pelatihan bosara menghasilkan tutup bosara yang digunakan pada acara-acara khas Sulawesi Selatan.

Pelatihan Rajutan menghasilkan produk tas rajut, kopiah rajut, dompet, dll. Layanan jasa seperti salon serta perkebunan yang menghasilkan sayuran hidroponik dan ubi jalar.

Baca Juga: Lapas Narkotika Sungguminasa Buka Program Rehabilitasi dan Pembinaan Kemandirian WBP Tahun 2024

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Bina Diri ini.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menjadi wadah bagi warga binaan untuk menyalurkan kreativitasnya. Dengan adanya kegiatan ini ini mampu mempersiapkan warga binaan yang mandiri, kreatif, dan produktif setelah selesai menjalani masa pidananya" Ujar Yohani.

Tags

Terkini