hukum

Kondisi Kembali Kondusif, Pasca Kericuhan di Lapas Langkat

Jumat, 17 Mei 2019 | 09:07 WIB
Langkat, NAWACITA - Setelah sempat terjadi kerusuhan, saat ini Lapas Langkat sudah  kembali kondusif. ”Warga binaan yang sempat berada diluar lapas, saat ini telah kembali  ke kamar hunian masing-masing,” ungkap Sri Puguh Budi Utami, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Kamis(16/5).

Utami telah  telah melakukan komunikasi melalui videocall dengan warga binaan Lapas Langkat yang antusias bergantian meneriakkan aspirasinya

“Kalian tenang,  saya akan datang ke sana besok. Saya akan mendengarkan keluhan kalian. Saya minta kalian tenang,  tertib dan kembali ke blok masing-masing, ” kata Utami kepada warga binaan yang riuh rendah berteriak melalui ponselnya.

Melalui  arahan jajaran Kanwil Sumatera Utara yaitu oleh Kepala Divisi  Administrasi, Kepala Divisi Imigrasi, TNI, Kepolisian dan Petugas PAS,  warga binaan secara sukarela tertib kembali ke kamar masing-masing.

“Jumlah  warga binaan yang telah kembali ke kamar hunian, akan  dipastikan setelah dilakukaan penghitungan secara cermat. Besok saya dan jajaran akan melakukan dialog secara langsung dengan warga binaan Lapas Langkat, menampung  aspirasi mereka. “

“Kami akan konsisten memenuhi hak – hak mereka, namun kami juga tidak bergeming untuk tegas menghentikan peredaran narkoba di dalam lapas dan  rutan,” Utami menekankan.

Peristiwa dipicu awalnya oleh penemuan Narkoba jenis Sabu oleh petugas Lapas Langkat dan  langsung berkoordinasi dengan Polres Langkat yang  langsung menindaklanjuti dengan pemeriksaan. Hal inilah yg diduga memprovokasi sejumlah narapidana melakukan perlawanan  yang berujung pada pemberontakan hingga menjebol pintu Lapas Langkat.  Ditambah lagi jumlah petugas yg sangat tidak seimbang dengan jumlah hunian. Rusuh mulai terjadi saat polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap narapidana yang terlibat peredaran narkoba.

“Penyebab pasti dari kejadian ini masih dalam penyelidikan dan pendalaman,  sedangkan jumlah pasti warga binaan masih kami inventarisir, adanya napi yang  melarikan diri juga sudah kami koordinasikan dengan TNI juga kepolisian untuk dilakukan pengejaran, selain dilakukan oleh jajaran petugas pemasyarakatan wilayah Sumatera Utara,” pungkas Utami

Saat kejadian jumlah penghuni Lapas Langkat berdasarkan SDP adalah 1635 orang dari kapasitas seharusnya untuk 915 orang.

Tags

Terkini