Lebih lanjut, Pendeta Gilbert menjelaskan asal-usul dan tradisi Natal dalam teologi Kristen.
Mengutip perkataan malaikat Gabriel kepada Maria, "Jangan takut", Gilbert mengatakan ketakutan sering menjadi penghambat terbesar seseorang untuk berkembang dan sukses. "Dengan percaya kepada Tuhan, manusia tak perlu takut menghadapi hidup dan masa depannya," tutur Gilbert yang sudah 35 tahun menjadi pendeta.
Baca Juga: Susun Perencanaan 2024, Kemenkumham Banten diberi Pembekalan Narasumber Unit Eselon I
Pendeta Gilbert yang berpengalaman dalam mewartakan Kita Suci itu telah memberikan permenungan yang sangat menyentuh dan aktual dengan pengalam hidup sehari-hari kita.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Dodot Adikoeswanto, mengatakan, dengan Natal bersama, seluruh ASN di jajaran Kantor Kemenkumham Banten akan terus setia pada tugas pokok dan fungsi, menjaga netralitas dalam pemilu, menjunjung profesionalitas kerja dan kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian pada hak-hak asasi manusia.
"Harapan ke depan, seluruh ASN jajaran Kemenkumham Banten senantiasa menjaga kebersamaan. Dari pesan Natal, tentu saja penting sekali ASN memperhatikan pemenuhan hak asasi manusia sebagai wujud kepedulian kepada sesama," ungkap Dodot Adikoeswanto.
Sebagai aksi Natal, Dodot Adikoeswanto mengatakan jajarannya telah melakukan beberapa kegiatan sosial seperti mengunjungi beberapa panti asuhan dan bantuan kepada mereka yang tidak mampu.
Ketua Panitia Jimmy Tumengkol mengatakan sukacita Natal telah membuat panitia bekerja dengan tulus dan semangat cinta kasih hingga terselenggara acara ini dengan baik. Jimmy merasa gembira karena dalam perayaan ini umat mendapat banyak inspirasi untuk membangun hidup bersama di tengah masyarakat.