Hal positifnya juga melibatkan Taruna Akpol, walaupun jauh berada di Semarang. Hal ini baik untuk para Taruna yang bisa diberi kesempatan menampilkan hasil latihan keterampilan mereka dibidang musik dan paduan suara.
Yang menarik perhatian saya adalah kehadiran seorang penyanyi cilik tuna netra, namun memiliki talenta sangat luar biasa selain bisa bermain musik juga memiliki suara sangat indah.
Selain itu, pemilihan Tema Natal dan Sub Tema Natal sangat tepat dan relevan dengan situasi terkini bagi Polri dalam mengamankan PEMILU 2024. Oleh karena itu, Tema Natal dan Sub Tema Natal bisa diulas menjadi khotbah yg sangat dalam penjabarannya oleh Pendeta Dr. Josua Tumakaka, STh., MTh., tentang penderitaan dan pengorbanan bagi kemajuan bangsa.
Kemudian diperkuat lagi dengan penyampaian Pesan Natal oleh Pastor Jos Bintoro tentang Kebhinnekaan dalam Kebersamaan.
Baca Juga: Ronny Sompie Kunjungi Bolmong Raya, dari Selatan Mataindo Hingga Utara Mohabak
Yang sangat berkesan sekali bagi saya adalah Undangan yg diberikan untuk saya, sehingga bisa hadir mewakili Purnawirawan Polri dari lulusan AKPOL Angkatan 1984 / Jagratara, sehingga dari Kota Manado dimana kegiatan saya yang cukup padat berupaya untuk bisa hadir dalam acara perayaan Natal Mabes Polri yang memang sangat terbatas jumlah undangan yang bisa ditampung.
Tentu Panitia sudah mengatur sedemikian rupa, sehingga Purnawirawan Perwira Tinggi Polri yang hadir sudah ada dari Alumni Akpol tahun 1970 / Waspada, Alumni Akpol Tahun 1971 / Satya Brata, Alumni Akpol tahun 1974 / Prajagupta, AlumnI.